MediaMerdeka.com – Mantan artis berinisial F ditangkap Polda Jawa Tengah, lantaran terlibat dalam jaringan penipuan daring atau online berskala internasional. F bersama komplotannya bermarkas di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.
Kasus ini mencuri perhatian publik bukan cuma lantaran nilai kerugiannya yang fantastis mencapai Rp 41,1 miliar, namun juga keterlibatan seorang wanita yang diketahui merupakan mantan artis berinisial F sebagai untukan dari sindikat tersebut.
Direktur Direktorat Reserse Siber (Dit Ressiber) Polda Jawa Tengah, Kombes Himawan Susanto Saragih, Selasa (2/6/2026), membeberkan F telah ditetapkan sebagai tersangka.
Peran F dalam organisasi kriminal ini amat krusial, yakni sebagai model yang bertugas meyakinkan para pihak korban melalui interaksi visual langsung.
Kehadirannya menjadi kunci demi memuluskan tahap akhir penipuan, setelah pihak korban terjebak dalam rayuan tim marketing.
“F ini mantan artis dan model. Dia bertugas melayani video call bersama pihak korban,” kata Himawan.
Strategi Manipulasi Emosional dan Peran Model F
Sindikat ini bekerja bersama amat terorganisir. Mereka memakai entitas korporasi bernama PT Digi Global Konsultan, sebagai kedok demi menjalankan rekrutmen pekerja sekaligus menjalankan operasional ilegal mereka.
Target utama mereka bukan masyarakat sekitar lokal, melainkan masyarakat sekitar negara asing, terutama dari Amerika Serikat.
Modus operandi yang digunakan merupakan membangun kedekatan emosional melalui media sosial.
Awalnya, tim marketing yang bertugas mencari pihak korban memakai akun fiktif bersama foto-foto menarik.
Ketika pihak korban mengawali tertarik namun masih ragu demi menyetorkan uang investasi, barulah “senjata rahasia” mereka, yakni tersangka F, dimunculkan.
“Jadi marketing itu demi menjerat pihak korban. Mereka akan menyortir calon pihak korban yang butuh diyakinkan, maka F yang akan maju melani video call. Itu supaya pihak korban berinvestasi,” kata dia.
Himawan mengimbuhkan, F dipilih lantaran latar belakangnya di dunia hiburan yang memiliki kemampuan komunikasi dan penampilan yang mampu memikat.
Meski enggan merinci identitas aslinya secara gamblang, pihak kepolisian menyerahkan ciri-ciri fisik tersangka.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

