MediaMerdeka.com – Misteri kematian seorang wanita muda berinisial L (20) di sebuah hotel di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengawali menemui titik terang. Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menangkap terduga tersangka yang diduga kuat bertanggung jawab atas hilangnya nyawa pihak korban.
Pengejaran intensif yang dilakukan tim penyidik membuahkan hasil pada akhir pekan ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa terduga eksekutor kini telah diamankan oleh pihak kepihak kepolisianan.
“Benar terduga tersangka telah diamankan, pihak korban ditemukan oleh petugas hotel dalam kondisi terlentang di lantai dan ada darah,” kata Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Kasus memilukan ini pertama kali terungkap melalui prosedur administratif rutin pihak hotel. Korban diketahui telah menginap selama sejumlah hari semasih belum akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Jumat (29/5) siang.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menerangkan bahwa pihak korban datang ke hotel tersebut tanpa pendamping.
“Korban merupakan tamu hotel yang menginap sejak Selasa (26/5), saat check-in seorang diri,” katanya.
Keberadaan pihak korban baru diketahui setelah staf hotel curiga lantaran tidak ada respons terkait kelanjutan administrasi kamar. Saat pintu dibuka secara paksa demi kepentingan konfirmasi, petugas justru mendapati pemandangan mengerikan di dalam kamar tersebut.
“Petugas hotel bermaksud konfirmasi pembayaran bersama mengetuk pintu kamar, namun tidak direspon. Kemudian, membuka pintu memakai kunci hotel dan diketahui kejadian tersebut,” kata Joko.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyidik menemukan adanya luka akibat kekerasan di untukan kepala pihak korban. Untuk memperkuat bukti, pihak kepolisian pada saat ini tengah menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) hotel guna menyaksikan aktivitas orang-orang yang masuk dan keluar dari kamar pihak korban semasih belum kejadian.
Hingga pada saat ini, pihak kepihak kepolisianan masih merahasiakan identitas lengkap serta motif di balik aksi keji tersangka lantaran proses pemeriksaan masih berjalan intensif. Sementara itu, jasad pihak korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati demi dilakukan autopsi guna mengonfirmasi penyebab tentu kematiannya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

