MediaMerdeka.com – Clara Shinta menegaskan tidak akan membuka ruang damai dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkannya terhadap mantan suaminya berinisial DG.
Usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Siber Polda Metro Jaya, Rabu (24/6/2026), Clara Shinta menegaskan ingin perkara tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Hari ini kami menghadiri undangan klarifikasi dalam BAP sebagaimana laporan Ibu Clara pada 4 Juni 2026 terhadap seseorang yang diduga menjalankan pencemaran nama baik terhadap Ibu Clara yang berinisial DG,” kata kuasa hukum Clara, Akil Rumaday.
Menurut Akil, pemeriksaan masih berada pada tahap penyelidikan. Dalam proses klarifikasi tersebut, penyidik melontarkan sekitar 30 pertanyaan yang berkaitan bersama dugaan pencemaran nama baik.
Clara menyebutkan, dirinya juga menyerahkan sejumlah bukti tambahan kepada penyidik. Bukti tersebut di antaranya berupa tautan video, tangkapan layar, hingga dokumen yang disimpan dalam flashdisk.
“Tadi pertanyaannya seputar apa yang kita adukan ke kepihak kepolisianan, beserta bukti tambahan. Alhamdulillah diproses oleh Polda Metro Jaya dan ditangani bersama baik,” terang Clara.
Selebgram sekaligus pengusaha tersebut mengaku awalnya memilih diam saat DG mengawali muncul di media dan melontarkan berbagai tudingan terhadap dirinya.
Namun, ia merasa pernyataan-pernyataan tersebut semakin mengganggu lantaran mengawali menyeret orang-orang terdekatnya.
“Seiring berjalannya waktu saya pikir telah semakin mengganggu. Apalagi telah mengangkut seseorang yang amat dekat bersama saya. Makanya saya mengimbau pertanggungjawaban beliau demi klarifikasi juga di kepihak kepolisianan,” ungkapnya.
Saat ditanya kebarangkalian mediasi, Clara menegaskan tidak tertarik menyelesaikan perkara di luar jalur hukum.
“Saya akan teruskan kasus ini. Jadi enggak ada penerimaan demi berdamai atau menyambut baik sesuatu. Kita akan fight di kasus ini,” tegas Clara.
Clara Shinta menilai tudingan yang dilontarkan mantan suaminya telah merusak nama baik dan menyerang integritasnya sebagai wanita yang bekerja membangun karier sendiri.
“Fitnah omong kosong yang dilontarkan beliau itu telah cukup menyerang harga diri saya dan membunuh karakter saya,” ujarnya.
Ia juga membantah tuduhan sempat menyambut baik dana titipan dari pihak mana pun. Clara mengaku telah menyerahkan bukti rekening koran sejak 2018 demi memperlihatkan sumber penghasilannya.
“Saya tidak sama sekali sempat menyambut baik dana titipan dari siapapun. Dari dia ataupun dari orang lain tidak sempat. Jadi memang murni penghasilan dari awal saya merintis karier,” kata Clara.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

