Ada Upaya ‘Jurang Pemisah’ Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Fraksi Partai Gerindra pasang badan membela Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait tudingan suap terhadap mantan Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK).

Gerindra menilai isu tersebut cumalah klaim sepihak yang sengaja diembuskan demi merusak keharmonisan di internal pihak pemerintahan.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, mengimbau seluruh pihak tidak membangun opini yang menyudutkan dan membiarkan proses hukum berjalan apa adanya.
Ia menegaskan bahwa sejauh ini tuduhan tersebut tidak memiliki dasar kuat selain testimoni kalangan akademisi.

“Kita tidak tahu ya soal itu. Ini kan baru pengakuan sepihak dari teman-teman kalangan akademisi Ketua BEM FH UBK kan. Jadi biarlah itu berproses,” ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Bambang meyakini bahwa Wapres Gibran tidak memiliki sangkut paut bersama dugaan uang “tutup mulut” tersebut.

Sebaliknya, ia mencurigai ada aktor intelektual yang sengaja memanfaatkan isu ini sebagai alat politik.

“Saya yakin tidak ada sangkut pautnya bersama Mas Gibran. Saya yakin barangkali ada pihak-pihak lain kita tidak tahu,” imbuhnya.

Lebih jauh, Bambang menyaksikan kemunculan isu ini sebagai upaya sistematis demi menciptakan keretakan antara Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran.

Namun, ia mengonfirmasi hubungan kedua pucuk pimpinan negara tersebut tetap solid dan saling dukung.

“Jangan sampai isu-isu ini ada upaya memecah belah dan menciptakan keretakan, atau ingin menciptakan jurang pemisah antara Presiden dan Wakil Presiden. Karena prinsipnya, sampai pada saat ini kami menyaksikan hubungan keduanya amat baik dan saling support satu sama lain,” tegas Bambang.

Mengenai desakan dari pihak PDI Perjuangan (PDIP) agar Gibran dalam waktu dekat menyerahkan klarifikasi terbuka, Bambang menilai hal tersebut sama sekali tidak perlu.

Baginya, menanggapi isu yang tidak berdasar secara bermakinan justru bukan tugas seorang Wakil Presiden.

“Saya pikir tidak perlu (klarifikasi), bukan tugas Wapres kayak begitu. Saya pikir itu isu yang tidak perlu kita tanggapi secara bermakinan,” katanya.

Bambang juga mengonfirmasi Gerindra akan tetap berdiri di barisan terdepan demi mengawal stabilitas pihak pemerintahan dari segala bentuk gangguan opini.

“Kami Fraksi Gerindra akan mensupport habis terkait keberlangsungan pihak pemerintahan Presiden Prabowo dan Mas Gibran,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *