MediaMerdeka.com – Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pasar tradisional secara nasional bergerak bervariasi pada Kamis (25/6/2026).
Berdasarkan data Panel Harga Pangan Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.20 WIB, penurunan terjadi pada komoditas cabai, bawang merah, daging ayam ras, hingga telur ayam ras.
Sementara itu, harga bawang putih dan daging sapi merasakan kenaikan. Cabai rawit merah masih menjadi komoditas bersama harga tertinggi di kelompok cabai, yakni Rp70.400 per kilogram setelah turun 8,81 persen atau Rp6.800 dibandingkan hari semasih belumnya.
Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar yang turun 6,14 persen atau Rp3.550 menjadi Rp54.300 per kilogram. Cabai merah keriting terkoreksi 3,51 persen atau Rp1.950 menjadi Rp53.600 per kilogram, sementara itu cabai rawit hijau turun 4,63 persen atau Rp2.550 menjadi Rp52.550 per kilogram.
Di kelompok bawang, harga bawang merah ukuran sedang turun 4,64 persen atau Rp2.500 menjadi Rp51.350 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang naik 0,7 persen atau Rp300 menjadi Rp43.450 per kilogram.
Untuk komoditas beras, seluruh jenis tercatat stabil. Beras kualitas bawah I dibanderol Rp14.650 per kilogram, beras kualitas bawah II Rp14.600 per kilogram, beras kualitas medium I Rp16.300 per kilogram, beras kualitas medium II Rp16.100 per kilogram, beras kualitas super I Rp17.600 per kilogram, dan beras kualitas super II Rp17.100 per kilogram.
Harga protein hewani memperlihatkan pergerakan beragam. Daging ayam ras segar turun 0,27 persen atau Rp100 menjadi Rp37.150 per kilogram. Telur ayam ras segar juga turun 0,67 persen atau Rp200 menjadi Rp29.750 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi kualitas I naik tipis 0,13 persen atau Rp200 menjadi Rp149.450 per kilogram. Daging sapi kualitas II turut meningkat 0,43 persen atau Rp600 menjadi Rp140.900 per kilogram.
Pada komoditas gula, gula pasir kualitas premium tetap di level Rp20.300 per kilogram, sementara itu gula pasir lokal bertahan di Rp19.100 per kilogram.
Di sisi minyak goreng, minyak goreng curah naik 0,49 persen atau Rp100 menjadi Rp20.700 per kilogram. Adapun minyak goreng kemasan bermerek I tetap di Rp24.200 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerek II turun tipis 0,21 persen atau Rp50 menjadi Rp23.350 per kilogram.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

