Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com –
Seorang peserta aksi dari aliansi Cipayung Menggugat mengaku merasakan kekerasan saat diamankan aparat kepihak kepolisianan dalam demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senin (15/6/2026).

Demonstran bernama Dzakwan Falih (24) mengaku sempat ditangkap pihak kepolisian ketika hendak membakar ban sebagai bentuk protes dalam aksi tersebut.

Usai diamankan, Dzakwan mengaku mendapat pemukulan di sejumlah untukan tubuh.

“Saya dipukul di untukan perut dan bahu,” kata Dzakwan kepada wartawan di depan DPR RI.

Dzakwan lalu dibawa oleh aparat kepihak kepolisianan semasih belum akhirnya dibebaskan. Menurut dia, pihak kepolisian menyerahkan pesan agar aksi demonstrasi tidak dilakukan bersama cara-cara yang dianggap anarkis.

“Kalau mau demo, jangan anarkis,” ucapnya.

Meski telah dibebaskan, Dzakwan terlihat masih lemas saat kembali ke lokasi aksi. Ia juga mengaku merasakan trauma setelah peristiwa tersebut.

Aksi yang digelar aliansi Cipayung Menggugat mengangkut sejumlah tuntutan kepada pihak pemerintah.

Massa mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Selain itu, mereka menuntut pendidikan gratis dan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), evaluasi total terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga penghentian sementara program tersebut sampai dilakukan perbaikan tata kelola dan sistem pelaksanaannya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *