Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran, 211 Pasien Dievakuasi

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat yang terjadi di dekat rumah sakit kanker anak di kota Ahvaz.

Teheran menyebut aksi tersebut sebagai serangan barbar dan kejahatan perang pengecut.

Juru bicara Keaparatur negara kementerianan Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyebutkan sedikitnya 211 pasien yang sedang menjalani kemoterapi terpaksa dievakuasi dari Shahid Baghaei Specialised Hospital.

Situasi ini memicu kepanikan besar, terutama untuk kalangan anak yang sedang dalam perawatan intensif.

Seorang dokter di lokasi membeberkan betapa dekatnya dampak serangan tersebut.

“Ledakannya amat kuat dan begitu dekat, kami mengira rumah sakit terkena langsung,” ujarnya dilansir dari Aljazeera.

Direktur rumah sakit, Reza Bazar, menyebut fasilitas tersebut tidak lagi dapat beroperasi setelah serangan.

Evakuasi darurat dilakukan di tengah kondisi pasien yang seuntukan masih bergantung pada alat medis.

Manajer rumah sakit, Dr. Majid Bou’azar, menegaskan seluruh pasien wajib dipindahkan demi keselamatan. Banyak di antaranya merupakan pasien kanker anak bersama kondisi kritis.

“Beberapa pasien memakai ventilator dan oksigen. Ada yang digendong orang tuanya, ada yang masih terpasang infus, bahkan memakai kursi roda saat dievakuasi,” kata salah satu staf medis.

Baghaei menilai serangan tersebut melanggar hukum internasional dan prinsip kemanusiaan.

Ia juga membandingkan insiden ini bersama serangan terhadap fasilitas kesehatan di Gaza.

“Ini merupakan kejahatan perang terhadap manusia teramat tak berdosa, kalangan anak yang sedang berjuang demi hidup,” tegasnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, turut mengecam keras.

Ia menyebut serangan terhadap infrastruktur sipil sebagai pelanggaran nyata terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *