Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC secara terbuka menghasut rakyat Yordania dan Kuwait demi bangkit melawan serta mengusir kehadiran militer Amerika Serikat dari wilayah mereka.

Seruan provokatif ini muncul usai Teheran meluncurkan gelombang serangan rudal terbaru yang diklaim sukses menghancurkan pangkalan udara militer Amerika Serikat di Azraq, Yordania.

Dikutip dari Al Jazeera, langkah berani IRGC ini menandai babak baru eskalasi regional lantaran Iran kini secara langsung menargetkan opini publik domestik negara tetangganya demi meruntuhkan pengaruh pertahanan Washington.

Dalam keterangan resminya, IRGC menegaskan telah membumihanguskan tempat perlindungan jet tempur F-15, F-16, dan F-35 milik Amerika Serikat.

Operasi militer bertajuk Nasr 2 gelombang keenam tersebut dilaporkan turut menghancurkan sejumlah pesawat tanpa awak jenis MQ-9 drone di lokasi pengeboman.

Konfrontasi langsung ini memicu kekhawatiran global mengenai potensi perluasan zona perang yang melibatkan kekuatan militer asing di tanah Arab.

Melalui pernyataan tertulis yang ditujukan kepada masyarakat sekitar Yordania, IRGC mendesak mereka dalam waktu dekat mengakhiri keberadaan tentara Amerika Serikat.

Pihak Garda Revolusi mengimbau masyarakat sekitar lokal agar tidak membiarkan tanah suci itu menjadi titik peluncuran serangan terhadap negara-negara Islam.

Bukan cuma itu, Iran juga mengimbau rakyat Yordania demi memanfaatkan setiap kesempatan demi mengusir pasukan asing serta menyerang seluruh fasilitas milik Washington.

Provokasi serupa dialamatkan kepada masyarakat sekitar Kuwait melalui pesan resmi yang memuji kehormatan dan kemurahan hati mereka.

IRGC mengaku bertanggung jawab atas gempuran ke target militer Amerika Serikat di Kuwait dan mengimbau masyarakat sekitar setempat demi membebaskan tanah Islam dari pangkalan penjajah Amerika.

Angkatan Bersenjata Yordania mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka sukses mencegat dan menembak jatuh empat rudal balistik milik Iran.

Rudal-rudal berbahaya tersebut terdeteksi menyusup dan melintasi wilayah udara Yordania dari arah teritori Iran pada Selasa dini hari.

Tim Korps Teknik Kerajaan langsung bergerak cepat mengamankan serpihan rudal yang jatuh di sejumlah lokasi terpisah demi menjaga keselamatan masyarakat sekitar sipil.

Pihak militer menegaskan bahwa mereka menepis keras segala bentuk pelanggaran terhadap kedaulatan negara atau pemanfaatan ruang udara demi mengancam stabilitas Yordania.

Komando militer Yordania pada saat ini terus memantau perkembangan situasi regional tersebut bersama tingkat kesiapsiagaan tertinggi.

Ketegangan di Timur Tengah terus membara seiring bersama penempatan ribuan personel militer dan fasilitas pertahanan udara Amerika Serikat di berbagai negara Arab.

Pangkalan di Azraq Yordania serta instalasi militer di Kuwait selama ini menjadi jangkar strategis untuk Washington demi mengimbangi dominasi geopolitik Iran di kawasan tersebut.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *