BGN Bakal Tempati Gedung Telkom Gatsu? DPR Langsung Cecar Minta Penjelasan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Komisi IX DPR RI menyoroti rincian anggaran serta status kantor Badan Gizi Nasional (BGN) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala BGN Sudaryono di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Legislator mempertanyakan efisiensi penggunaan anggaran rumah tangga serta kabar perpindahan kantor lembaga baru tersebut.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Nuroji, mengawali interupsi bersama mempertanyakan alokasi dana jumbo pada salah satu poin kegiatan BGN yang mencapai Rp7 triliun.

Ia mencurigai anggaran tersebut berkaitan bersama rencana pemindahan domisili kantor.

“Kemudian, saya menyaksikan anggaran di nomor 4, urusan keuangan serta tata usaha arsip rumah tangga dan protokol ada 7 triliun. Ini apakah ada hubungannya bersama pemindahan gedung pak? Saya dengar pindah gedung ke Gedung Merah Putih. Apakah termasuk itu?” ujar Nuroji dalam rapat tersebut.

Senada bersama Nuroji, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Golkar, Yahya Zaini, juga menyerahkan catatan mengenai status kantor BGN yang pada saat ini diketahui masih menyewa.

Yahya menyarankan agar BGN memanfaatkan aset negara yang telah ada demi efisiensi anggaran ke depan.

“Yang terakhir, saya menyaksikan kantor BGN itu masih menyewa. Betul pak ya? Apakah tidak ada kantor pihak pemerintah atau kantor BUMN yang dapat dimanfaatkan demi menjadi kantor BGN berakibat makin efisien ke depan,” tutur Yahya.

Lebih lanjut, Yahya mengimbau klarifikasi mengenai informasi yang beredar di media sosial terkait lokasi gedung baru yang akan ditempati oleh BGN.

“Saya dapat informasi, yang beredar di medsos nih. Katanya gedung Telkom yang di Gatot Subroto itu dapat dipakai demi gedung BGN? Saya tidak tahu betul apa engga nih. Ini yang beredar di medsos pak ya. Mohon penjelasan pak ya,” pintanya.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut diajukan sebagai untukan dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) BGN tahun anggaran 2027 agar setiap rupiah yang dialokasikan dapat dipertanggungjawabkan dan digunakan secara efisien.

Sudaryono sendiri nantinya akan menjawab hal yang didalami oleh para Anggota Komisi IX DPR RI dalam rapat tersebut. Rapat itu sendiri kekinian masih diskors demi jeda ibadah salat.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *