Culture Festival TelkomGroup 2026 Kembali Digelar, Dorong Pelestarian Budaya di Tengah Transformasi

admin
By
admin
5 Min Read

MediaMerdeka.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar Culture Agent/Culture Booster Meet & Greet (CAMG) sebagai puncak dari rangkaian Culture Festival TelkomGroup 2026 yang dihadiri oleh para senior leaders selaku role model, Culture Agent, dan Culture booster di lingkup TelkomGroup. Mengusung tema “Unshaken: Keeping Culture Relatable When Everything Shifts”, kegiatan ini mengajak Culture Agent dan Culture Booster demi terus menjadikan budaya korporasi sebagai pegangan dalam menjalankan perannya sebagai agen perubahan, sekaligus mendukung transformasi TelkomGroup di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang.

CAMG menjadi ajang untuk Culture Agent dan Culture Booster dari seluruh unit kerja TelkomGroup demi saling belajar, beruntuk pengalaman, dan memperkuat kolaborasi dalam mengimplementasikan budaya korporasi di lingkungan kerja masing-masing. Selain menjadi ruang diskusi, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi untuk para penggerak budaya yang selama ini aktif menghidupkan nilai-nilai korporasi dalam kesehariannya.

Mengawali acara, dilaksanakan diskusi panel bersama representatif penggiat budaya dari lingkup Witel, Regional, serta Operating Company (OpCo) demi beruntuk pengalaman dalam pengimplementasian budaya di unit kerjanya. Selain itu, CAMG pada tahun ini juga menghadirkan Mindfulness Practitioner dari Santosa Indonesia, Adjie Santosoputro, serta Founder & CEO of Choky Sitohang Speaking Incorporation (ChoSSI), Choky Sitohang demi beruntuk ilmu serta praktik mengenai pentingnya membangun ketangguhan diri, budaya saling menghargai, serta menjaga nilai-nilai korporasi agar tetap relevan di tengah perubahan.

Pada paparannya, Adjie Santosoputro mengajak peserta demi memahami bahwa perubahan merupakan untukan yang tidak terpisahkan dari kehidupan maupun dunia kerja. Menurutnya, setiap orang tidak senantiasa dapat mengendalikan perubahan yang terjadi, namun dapat memilih cara menyikapinya agar tetap mampu menjalankan peran dan menyikapi tantangan bersama makin baik.

Pada sesi setelah itu, Choky turut menguatkan pentingnya perubahan untuk seseorang maupun organisasi. Ia menyampaikan bahwa kebiasaan saling menghargai dapat memperkuat hubungan antar individu sekaligus menciptakan kerja sama yang makin baik di tengah berbagai perubahan yang dihadapi organisasi. “Perubahan akan makin mudah dijalani ketika kita saling mendukung, saling menghargai, dan tumbuh bersama sebagai satu tim.” ujar Choky.

Pada kesempatan yang sama, Telkom juga menyerahkan penghargaan Best Culture Agent/Culture Booster kepada para Culture Agent dan Culture Booster yang dinilai konsisten mengimplementasikan budaya korporasi di unit kerja masing-masing sepanjang tahun 2025.

Menutup agenda CAMG, Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menegaskan bahwa kesuksesan transformasi korporasi tidak cuma ditentukan oleh strategi, namun juga oleh budaya yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh insan TelkomGroup. “Strategi sehebat apa pun akan runtuh apabila budaya organisasinya tidak mendukung. Culture eats strategy for breakfast, lantaran strategi cuma akan menjadi rencana di atas kertas apabila tidak diwujudkan melalui perilaku sehari-hari,” ujar Willy.

Semasih belumnya, Telkom telah melaksanakan Culture Assessment yang diikuti oleh seluruh unit kerja di lingkungan TelkomGroup. Kegiatan ini menjadi untukan dari evaluasi implementasi budaya korporasi sekaligus bentuk apresiasi kepada unit kerja yang sukses menerapkan budaya korporasi secara konsisten dan menyerahkan dampak positif terhadap organisasi maupun bisnis. Hasil evaluasi tersebut telah disampaikan melalui Culture Award: Best Corporate Culture Implementation dalam rangkaian peringatan HUT ke-61 Telkom Indonesia. Tahun ini, Witel Suramadu, Telkom Regional 2, Enterprise Business Strategy, Divisi Wholesale Service, dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) sukses meraih predikat The Winner pada kategori masing-masing. Selain itu, penghargaan 1st Runner Up dan 2nd Runner Up juga diberikan kepada unit-unit kerja lain sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam menerapkan budaya korporasi.

Melalui Culture Festival 2026, Telkom berkomitmen demi senantiasa memperkuat implementasi budaya korporasi agar tetap hidup dalam keseharian seluruh insan TelkomGroup. Dengan peran aktif role model, Culture Agent, dan Culture Booster di setiap unit kerja, budaya korporasi diharapkan tidak cuma menjadi nilai yang dipahami bersama, namun juga tercermin dalam cara bekerja, berkolaborasi, dan menyikapi setiap perubahan. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *