Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin langsung rapat koordinasi tingkat tinggi, demi mempercepat rehabilitasi Pulau Sumatera setelah dilanda bencana banjir serta tanah longsor akhir tahun lalu, Senin (25/5/2026).

Agenda utama rapat yang berlangsung di kompleks DPR, Senayan, ini merupakan evaluasi menyeluruh terhadap situasi terkini di lapangan, serta membedah kendala-kendala teknis dalam pembangunan hunian tetap (huntap).

“Izinkan saya langsung membuka rapat demi mengefektifkan waktu,” kata Dasco.

Kehadiran Petinggi Negara dan Strategi Lintas Sektoral

Keseriusan pihak pemerintah dan legislatif dalam menangani bencana di Sumatera terlihat dari daftar hadir dalam rapat tersebut.

Tidak cuma jajaran pimpinan DPR, sejumlah aparatur negara kementerian strategis dan kepala lembaga negara turut hadir demi menyerahkan laporan langsung.

Tampak hadir Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, hingga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.

Sinergi ini dianggap krusial mengingat kompleksitas masalah pascabencana yang mencakup aspek sosial, ekonomi, hingga keamanan wilayah.

Selain unsur keaparatur negara kementerianan, rapat ini juga melibatkan Komandan Korps Brimob Polri, Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, serta jajaran direksi BUMN terkait yang berperan sebagai pelaksana teknis pembangunan di lapangan.

Keterlibatan sektor korporasi negara diharapkan mampu mempercepat mobilisasi logistik dan material bangunan ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.

“Rakor ini akan membahas situasi terkini serta rencana rekonstruksi,” kata Dasco.

Progres Pembangunan Hunian Tetap

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terdapat tren positif dalam penyediaan hunian untuk para penyintas.

Fokus utama pada saat ini merupakan percepatan pembangunan huntap untuk masyarakat sekitar yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejumlah waktu lalu.

Hingga 11 Mei 2026, Satgas mencatat telah merampungkan pembangunan 357 unit huntap. Angka ini memperlihatkan lonjakan signifikan dibandingkan data per 8 Mei 2026 yang baru mencapai 248 unit.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *