Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Utara mengangkut kabar baik untuk masyarakat sekitar setempat. Otoritas kelistrikan daerah tersebut mengonfirmasi bahwa sistem kelistrikan di seluruh wilayah kerja Sumatra Utara telah kembali normal secara menyeluruh setelah sempat lumpuh akibat gangguan pada jaringan interkoneksi Sumatra.

Langkah penormalan ini mengakhiri masa krusial setelah seuntukan wilayah sempat gelap gulita sejak akhir pekan lalu. Jajaran teknisi di lapangan dilaporkan telah menyelesaikan seluruh tahapan sinkronisasi gardu secara bertahap hingga pasokan daya kembali stabil.

“Saat ini, sistem kelistrikan di Sumut telah pulih secara 100 persen,” tegas Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sumatra Utara, Darma Saputra, dalam keterangan resminya di Kota Medan, Minggu (24/5/2026).

Darma turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tertinggi atas dukungan penuh dari seluruh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders).

Ia juga memuji tingkat kesabaran masyarakat sekitar luas yang kooperatif selama tim melangsungkan proses pemulihan teknis yang memakan waktu cukup panjang di lapangan.

Perbaikan 540 Penyulang dan Dampak Cuaca Ekstrem

Dalam memulihkan stabilitas energi di Sumatra Utara, tim penanganan gangguan PLN wajib menjalankan perbaikan intensif pada 540 penyulang (feeder) distribusi yang terdampak langsung oleh kerusakan sistem.

Fokus utama perbaikan diarahkan pada jalur transmisi krusial 275 kV Muara Bungo – Sungai Rumbai yang menjadi tulang punggung interkoneksi.

Darma menguraikan, kerusakan sistemik pada interkoneksi tersebut bersumber dari faktor alam, yakni hantaman cuaca ekstrem yang melanda wilayah operasional tersebut pada Jumat (22/5/2026) sore.

Imbas dari cuaca buruk itu menciptakan sistem proteksi pembangkit bekerja secara otomatis dan memutus pasokan ke seuntukan besar daratan Sumatra.

Manajemen PLN pun kembali menyampaikan nota permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden padamnya aliran listrik masif yang bermula pada Jumat malam pukul 18.44 WIB tersebut.

Khususnya demi sejumlah kawasan di ibu kota Provinsi Medan yang terpaksa merasakan masa pemadaman makin lama selama proses kliring jaringan berlangsung.

Masyarakat Diimbau Waspada Hoaks

Mengingat sempat maraknya kesimpangsiuran informasi di media sosial terkait durasi pemadaman dan penyebab kerusakan, pihak PLN mengimbau agar masyarakat sekitar tetap tenang dan bersikap selektif dalam menyerap informasi yang beredar di ruang publik.

“Kami mengimbau masyarakat sekitar jangan terpancing isu hoaks yang beredar. Untuk memperoleh informasi yang tepat, masyarakat sekitar dapat mengakses melalui PLN Mobile atau Call Center 123,” pungkas Darma.

Melalui kanal digital resmi dan aplikasi PLN Mobile, masyarakat sekitar dapat memantau secara langsung status kelistrikan, menjalankan pengaduan secara real-time, hingga memperoleh transparansi informasi resmi langsung dari pusat kendali operasi PLN.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *