MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto menyebut pihak pemerintah telah menikmati setoran dividen dari BUMN. Apalagi, ia memamerkan setoran dividen senantiasa naik sejak Prabowo menjadi dividen.
Ketua Umum Partai Gerindra ini memaparkan, setoran dividen BUMN pada 2025 mencapai Rp142,3 triliun, atau naik 67 persen dibandingkan 2024.
“Namun tentu makin tepat angka dividen BUMN dilihat secara net bersama Penanaman Modal Negara atau PMN yang diberikan dari APBN ke BUMN pada tahun yang sama,” ujar Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Ia lalu membeberkan proyeksi setoran dividen BUMN pada 2026 yang disebut dapat mencapai Rp200 triliun. Jika dibandingkan bersama posisi 2024, Prabowo menyebut dividen BUMN secara neto berpotensi meningkat hampir empat kali lipat dalam dua tahun.
“Artinya dari 2024 ke 2026 naik dari 53 triliun rupiah ke 200 triliun rupiah atau dapat dikatakan empat kali makin besar, 400 persen meningkatnya tanpa PMN, Saudara-saudara,” bebernya.
Prabowo menilai peningkatan tersebut memperlihatkan bahwa kinerja korporasi negara dapat meningkat secara cepat apabila dikelola bersama baik.
“Ini membuktikan bersama manajemen yang akal sehat, bersama niat tidak menipu, kesuksesan kita dapat datang bersama amat cepat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyerahkan apresiasi kepada manajemen dan pimpinan Danantara yang dinilai berperan dalam pengelolaan aset serta korporasi negara.
“Sekali lagi saya apresiasi manajemen dan pimpinan Danantara. Saya kira pantas ini pimpinan Danantara nanti mendapat bintang kehormatan yang pantas di suasana hari kemerdekaan ini,” ucapnya.
Prabowo lalu mengimbau persetujuan anggota majelis terkait pemberian tanda kehormatan tersebut. “Apakah majelis menyetujui? Pantas tidak mereka menyambut baik tanda kehormatan? Pantas tidak?” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

