Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Aksi dua masyarakat sekitar negara asing (WNA) yang diduga menjalankan tindakan asusila di halaman rumah masyarakat sekitar di kawasan Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut kini ditangani Polres Badung. Polisi memburu kedua WNA yang terekam kamera pengawas dan berkoordinasi bersama pihak Imigrasi demi mengungkap identitas keduanya.

Pejabat Sementara (Pjs) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menyebutkan, pihak kepolisian mengetahui kejadian tersebut setelah rekaman aksinya beredar di Instagram.

Berdasarkan pengecekan di lokasi, kejadian sebenarnya berlangsung pada Jumat (21/8) sekitar pukul 18.29 WITA. Kedua WNA tersebut masuk ke halaman rumah masyarakat sekitar dan menjalankan tindakan asusila di area dekat pintu pagar.

Polisi lalu mengumpulkan bahan keterangan serta memeriksa CCTV di sekitar lokasi. Rekaman memperlihatkan seorang WNA pria dan wanita masuk ke halaman rumah tersebut dan menjalankan perbuatan tersebut sejumlah kali hingga sekitar pukul 18.43 WITA.

Aksi itu bahkan sempat diketahui seorang masyarakat sekitar yang keluar rumah demi menghaturkan sesajen. Warga tersebut terkejut dan sempat meneriaki kedua WNA agar menghentikan perbuatannya.

Namun, teguran itu tidak dihiraukan. Warga lalu masuk kembali ke rumah dan menyampaikan kejadian tersebut kepada anak pemilik rumah demi diteruskan kepada pemilik rumah.

Tidak lama lalu, sekitar pukul 18.44 WITA, kedua WNA meninggalkan lokasi bersama berjalan kaki ke arah barat. Pemilik rumah yang sedang menuju kediamannya bahkan sempat berpapasan bersama keduanya di ujung gang.

Polisi setelah itu berkoordinasi bersama Imigrasi demi mengidentifikasi kedua WNA berdasarkan rekaman CCTV. Dari identifikasi awal, WNA pria diketahui merupakan masyarakat sekitar negara Australia.

“Saat ini masih dilakukan pencarian dan identifikasi makin lanjut, termasuk terhadap WNA wanita,” kata Inastuti.

Meski tidak menyebabkan kerugian materiil maupun nonmateriil, pemilik rumah mengaku merasa tidak nyaman lantaran pekarangannya digunakan demi menjalankan tindakan asusila. Pemilik rumah juga berencana menggelar upacara pembersihan.

Polsek Kuta Utara kini melanjutkan proses identifikasi demi mengetahui keberadaan dan identitas kedua WNA tersebut. Polisi juga akan menentukan langkah hukum berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *