Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Respons cepat dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah setelah gempa bumi tektonik magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB. Pemerintah langsung mengaktifkan langkah tanggap darurat demi mengonfirmasi penanganan pihak korban dan keselamatan masyarakat sekitar di wilayah terdampak.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menginstruksikan seluruh jajaran pihak pemerintah daerah bergerak cepat dalam penanganan situasi darurat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekitar.

“Keselamatan masyarakat sekitar merupakan prioritas utama. Saya mengimbau seluruh jajaran pihak pemerintah bergerak cepat menjalankan penanganan darurat, menolong masyarakat sekitar yang terdampak, dan mengonfirmasi seluruh kebutuhan dasar dapat terpenuhi,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Palu, Selasa.

Instruksi tersebut menyasar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tenaga medis, serta unsur penanggulangan bencana agar dalam waktu dekat turun ke lapangan menjalankan penanganan terpadu.

Dalam langkah lanjutan, pihak pemerintah daerah juga mengerahkan tenaga kesehatan ke sejumlah titik terdampak demi menangani masyarakat sekitar yang merasakan luka akibat gempa. Seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan diminta meningkatkan status kesiapsiagaan menyikapi kebarangkalian bertambahnya pasien maupun kebutuhan layanan darurat.

Untuk mengantisipasi dampak gempa susulan, rumah sakit juga diminta menyiapkan tenda-tenda pelayanan darurat di area terbuka. Kebijakan ini diambil demi menjaga keselamatan pasien, tenaga medis, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan layanan kesehatan di tengah potensi risiko bangunan.

Selain sektor kesehatan, pihak pemerintah juga mengawali menyiapkan lokasi pengungsian di berbagai titik aman. OPD terkait bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tengah diarahkan mengonfirmasi tempat pengungsian layak dan dapat dalam waktu dekat digunakan masyarakat sekitar yang membutuhkan perlindungan sementara.

Gubernur menegaskan bahwa kebutuhan dasar pengungsi menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat berlangsung, termasuk distribusi logistik dan layanan dasar lainnya.

Di sisi lain, pihak pemerintah juga memerintahkan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan yang terdampak maupun yang berpotensi merasakan kerusakan. Tim teknis akan menjalankan asesmen demi mengonfirmasi keamanan semasih belum bangunan kembali digunakan masyarakat sekitar.

“Pemerintah juga mengonfirmasi kebutuhan dasar pengungsi akan menjadi perhatian utama selama masa tanggap darurat.”

Saat ini, BPBD Sulawesi Tengah bersama unsur terkait terus menjalankan pendataan di lapangan dan berkoordinasi bersama berbagai pihak, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, aparat TNI, Polri, dan tenaga kesehatan demi mempercepat penanganan bencana secara terpadu.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi serta menyampaikan informasi resmi secara berkala. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, menghindari bangunan yang rusak, dan dalam waktu dekat melapor apabila menemukan kondisi darurat di lapangan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *