Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Suasana Idul Adha 2026 di sejumlah wilayah India, khususnya di negara untukan Uttar Pradesh, disebut jauh dari nuansa perayaan.

Banyak komunitas Muslim kini makin sibuk membahas izin salat, pengamanan, dan potensi pembatasan dibanding persiapan kurban atau perayaan keluarga.

Di sebuah masjid kecil di kawasan Maliyana, Meerut, para pengurus masjid mengimbau jemaah demi menghindari kerumunan dan tidak meluber hingga ke jalan raya saat salat Id berlangsung.

“Jika masjid penuh, tunggu giliran berikutnya. Hindari perdebatan dan jangan terpancing provokasi,” ujar salah satu anggota pengurus masjid kepada jemaah bagaikan dikutip dari laporan Al Jazeera.

Kekhawatiran itu muncul setelah meningkatnya pembatasan terhadap salat berjamaah di ruang publik dalam sejumlah tahun terakhir.

Kelompok Hindu garis keras dan sejumlah politisi dari partai berkuasa BJP kerap memprotes pelaksanaan salat di jalan, taman, atau lapangan terbuka bersama alasan keamanan dan kemacetan.

Pemerintah Uttar Pradesh di bawah kepemimpinan Yogi Adityanath juga memperketat aturan menjelang Idul Adha pada tahun ini.

Adityanath bahkan mengimbau umat Muslim melaksanakan salat secara bergelombang atau bergantian.

“Kalau mereka mau mengikuti bersama baik, itu bagus. Kalau tidak, akan ada cara lain,” tulis Adityanath di media sosial X.

Pernyataan tersebut memicu kecemasan di kalangan masyarakat sekitar Muslim.

Beberapa masyarakat sekitar mengaku khawatir terhadap kebarangkalian tindakan hukum hingga intimidasi setelah pengalaman tahun-tahun semasih belumnya.

“Tahun lalu ada masyarakat sekitar yang diperiksa lantaran salat di ruang terbuka. Bahkan ada laporan rumah dibongkar dan proses administrasi bagaikan paspor ikut dipersulit,” ujar seorang masyarakat sekitar Muslim di Meerut yang mengimbau identitasnya dirahasiakan.

Di distrik Aligarh, seorang pedagang bernama Arif Malik mengaku pihak kepolisian sempat membubarkan jemaah setelah salat Iduladha tahun lalu.

“Sekarang sejumlah keluarga mengimbau anggota keluarganya menghindari kerumunan,” katanya.

Kondisi tersebut menciptakan sejumlah pengurus masjid menjalankan penyesuaian besar menjelang Idul Adha 2026.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *