MediaMerdeka.com – Sejumlah komoditas pangan strategis nasional merasakan penurunan harga pada perdagangan di pasar tradisional pada Kamis (4/6/2026). Penurunan terjadi pada cabai, bawang merah, daging sapi, telur ayam ras hingga gula pasir.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.12 WIB, harga rata-rata nasional bawang merah ukuran sedang tercatat sebesar Rp52.400 per kilogram (kg) atau turun 4,75 persen dibandingkan hari semasih belumnya.
Sementara itu, bawang putih ukuran sedang juga merasakan penurunan harga menjadi Rp38.550 per kg setelah terkoreksi 0,64 persen atau Rp250.
Pada kelompok beras, harga beras kualitas bawah I turun tipis 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kg. Beras kualitas bawah II tercatat stabil di level Rp14.450 per kg.
Adapun beras kualitas medium I dan medium II masing-masing turun 0,31 persen menjadi Rp16.150 per kg dan Rp16.000 per kg. Sementara beras kualitas super I tetap di posisi Rp17.450 per kg, sementara itu beras kualitas super II turun 0,29 persen menjadi Rp16.950 per kg.
Komoditas hortikultura memperlihatkan koreksi harga yang cukup signifikan. Harga cabai merah besar turun 11,3 persen atau Rp8.200 menjadi Rp64.350 per kg.
Cabai merah keriting juga turun tajam sebesar 10,82 persen atau Rp7.400 menjadi Rp61.000 per kg. Sementara cabai rawit hijau turun 5,76 persen menjadi Rp55.600 per kg dan cabai rawit merah turun 7,32 persen atau Rp5.850 menjadi Rp74.050 per kg.
Di sisi protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 2,29 persen menjadi Rp38.350 per kg. Harga daging sapi kualitas I turun 2,14 persen menjadi Rp148.500 per kg, sementara itu daging sapi kualitas II turun 1,34 persen menjadi Rp140.400 per kg.
Penurunan harga juga terjadi pada gula pasir lokal yang turun 0,26 persen menjadi Rp19.100 per kg. Gula pasir kualitas premium tercatat turun 0,74 persen menjadi Rp20.200 per kg.
Sementara itu, harga telur ayam ras segar turun tipis 0,33 persen menjadi Rp30.350 per kg.
Di tengah tren penurunan sejumlah komoditas pangan, harga minyak goreng memperlihatkan pergerakan yang bervariasi. Minyak goreng curah naik 0,73 persen atau Rp150 menjadi Rp20.750 per kg.
Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek I turun tipis 0,21 persen menjadi Rp24.050 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek II juga turun 0,22 persen menjadi Rp23.200 per kg.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

