Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengingatkan daerah terdampak bencana demi mempercepat realisasi tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) dan hibah daerah. Langkah tersebut penting lantaran penanganan bencana di Sumatera telah memasuki tahap pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Semasih belumnya, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pihak pemerintah pusat telah menyalurkan tambahan TKD sebesar Rp10,64 triliun demi provinsi, kabupaten, dan kota di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Tambahan TKD tersebut diberikan kepada daerah terdampak bencana secara langsung maupun tidak.

Tito menegaskan, tambahan TKD tersebut perlu dalam waktu dekat dimanfaatkan secara optimal. Daerah terdampak diminta memprioritaskan pemulihan, terutama perbaikan infrastruktur yang rusak. Sementara itu, daerah yang tidak terdampak secara langsung dapat memakai anggaran tersebut demi memperkuat mitigasi bencana.

“Nah, untuk yang tidak terkena, silakan digunakan, dalam rangka demi antisipasi bencana. Itu luas. Saya berikan kesempatan luas sekali, penggunaannya. Ya, dapat demi membangun, memperkuat jalan, memperkuat jembatan, memperkuat infrastruktur, daerah-daerah yang rawan bencana,” ujar Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Sumatera secara virtual dari Gedung A, Kantor Pusat Keaparatur negara kementerianan Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu, (17/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Tito juga mengapresiasi sejumlah pihak pemerintah daerah (Pemda) yang menyambut baik tambahan TKD tapi menyerahkan hibah kepada daerah terdampak yang masih membutuhkan dukungan. Daerah tersebut bagaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Pemkot Padang, dan Pemkab Solok Selatan.

Berdasarkan data Satgas PRR Sumatera, hampir seluruh bantuan hibah tersebut telah disalurkan ke rekening penerima. Namun, Tito menyayangkan masih terdapat satu bantuan yang masih belum terealisasi, yakni hibah dari Pemkab Labuhan Batu kepada Pemkab Gayo Luwes.

“Yang masih belum tinggal satu, yakni, dari Labuhan Batu ke Gayo Lues. Setelah kita cek masalahnya di mana … ternyata masalahnya, di Gayo Lues,” imbuhnya.

Karena itu, Tito mengingatkan Pemkab Gayo Lues dalam waktu dekat menuntaskan persyaratan administrasi yang diperlukan agar dana hibah tersebut dapat digunakan demi pemulihan pascabencana. Dirinya tak segan bakal menyerahkan sanksi apabila persoalan tersebut tidak dalam waktu dekat diberakhirkan.

“Semata-mata [imbauan] ini lantaran mandat dan tugas yang diberikan Bapak Presiden kepada saya selaku Ketua Satgas Percepatan Rehab Rekon Daerah Bencana Sumatera, dan juga sebagai Menteri Dalam Negeri, pembina dan pengawas pihak pemerintahan daerah. Tidak ada kepentingan pribadi apa pun juga, selain demi tugas dan kemanusiaan,” tandasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *