MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merayu korporasi otomotif asal Jepang, Toyota, demi memindahkan pabrik utamanya dari Thailand ke Indonesia.
Menkeu Purbaya bahkan siap menyerahkan sejumlah insentif apabila itu benar-benar terealisasi. Hanya saja ia guyon lantaran itu sulit lantaran pabrik utamanya telah ada sejak puluhan tahun lalu.
“Kita akan dukung Toyota juga, tapi bawa pabrik utama dari Thailand ke Indonesia. Saya akan menyerahkan insentif apa pun yang Anda inginkan. Tapi dia enggak akan ngelakuin itu, telah puluhan tahun, enggak mau dia. Namanya juga usaha ya,” kelakar Purbaya dalam acara GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, dikutip Kamis (6/8/2026).
Bendahara Negara menilai bila Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara. Namun dia heran kenapa Toyota justru memilih Thailand sebagai pusat utama produksi mobil.
Ia lalu menyimpulkan bila barangkali di masa lalu Indonesia tak mampu menyerahkan insentif memadai untuk investor asing. Faktor lainnya yakni iklim investasi masih kurang baik.
Namun Purbaya berjanji bila Pemerintah bakal memperbaiki iklim investasi bersama serius pada saat ini. Ia kembali merayu Toyota bersama sejumlah insentif apabila benar-benar merealisasikan keinginan tersebut.
“Kami akan menyerahkan insentif yang cukup untuk Anda demi memindahkan fasilitas produksi Anda dari Thailand ke Indonesia. Usaha namanya juga ya, awas kalo enggak kita pajakin saja dia,” canda Purbaya.
Ia membeberkan bila industri otomotif amat strategis demi Indonesia. Pasalnya, sektor ini dapat menghasilkan seperlima output nasional terhadap ekonomi.
Dalam paparannya, Purbaya mengungkap bila sekitar 1,5 juta masyarakat sekitar Indonesia bekerja di industri otomotif. Selain itu ada 2,6 juta kendaraan per tahun dihasilkan dari kapasitas produksi yang terinstall.
Lebih lagi otomotif tidak cuma melibatkan satu sektor namun terkoneksi juga bersama baja, elektronik, bahan kimia, logistik dan keuangan. Hanya saja komponen bagaikan baja, elektronik, hingga bahan kimia masih sejumlah yang diimpor dari luar negeri.
“Jadi bila Anda dapat bawa industri-industri supporting Anda ke sini, saya akan kasih incentive cukup, atau makin,” goda Purbaya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

