MediaMerdeka.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh elemen bangsa demi terus mempererat persatuan dan kesatuan melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” yang digelar di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (1/8/2026) malam.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyebutkan, zakat tidak cuma merupakan kewajiban ibadah, namun juga memiliki peran strategis sebagai instrumen kebangsaan yang mampu memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Zakat bukan cuma sekadar kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen kebangsaan yang amat ampuh demi mempererat tali persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, serta menyejahterakan umat secara adil dan merata,” kata Sodik, dikutip Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi momentum demi memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong melalui gerakan zakat sebagai ikhtiar bersama dalam mewujudkan kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan sosial keagamaan di Indonesia terus memperlihatkan kinerja yang positif.
Ia membeberkan, penghimpunan zakat nasional pada 2025 tumbuh 12 persen menjadi Rp44,6 triliun. Dana tersebut telah menyerahkan manfaat kepada sekitar 140 juta mustahik atau penerima zakat.
“Bagi kami, seluruh capaian itu bukan garis akhir, melainkan amanah demi terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara,” ujar Nasaruddin.
Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah. Acara tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

