Kejar Program B50, Bantuan Peremajaan Sawit Naik Jadi Rp60 Juta/Hektare

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pemerintah telah menyalurkan dana Rp12,14 triliun demi menjalankan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sejak program tersebut dilaksanakan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan dana tersebut telah digunakan demi peremajaan kebun sawit rakyat bersama total luas lahan mencapai 427.441 hektare.

“Dan program PSR ini dalam sejumlah waktu sejak 2017 hingga Juli telah terealisir 427.441 hektare bersama total dana Rp12,14 triliun dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja sampai bersama 1 juta orang,” kata Airlangga dalam acara penandatanganan kerja sama program PSR di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Airlangga menyebutkan kebutuhan CPO demi biodiesel meningkat dari 15,6 juta menjadi 18 juta seiring penerapan B50.

“Dan kebijakan ini meningkatkan kebutuhan CPO demi biodiesel dari 15,6 menjadi 18 juta, berakibat program PSR ini menjadi penting lantaran demi meningkatkan produktivitas daripada sawit,” ujarnya.

Airlangga menyebut pihak pemerintah menargetkan tambahan realisasi PSR sebesar 9.840 hektare.

Besaran bantuan demi program PSR juga telah dinaikkan. Pemerintah menyerahkan hibah sebesar Rp60 juta per hektare kepada pekebun, naik dari Rp30 juta per hektare pada 2024.

“Program PSR ini sendiri menyerahkan hibah kepada pekebun sebesar Rp60 juta per hektare, naik dari Rp30 juta per hektare dibandingkan tahun 2024,” kata Airlangga.

Menurut Airlangga, peningkatan produktivitas kebun rakyat menjadi penting demi menjaga pasokan bahan baku sawit di tengah peningkatan kebutuhan CPO demi program biodiesel.

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Edy Abdurrachman menyebutkan pelaksanaan PSR terus dipercepat pada 2026.

Khusus pada tahun ini, terdapat 133 proposal PSR bersama luas lahan mencapai 20.229 hektare. Program tersebut melibatkan 10.403 pekebun bersama nilai penyaluran mencapai Rp606 miliar.

“Pada tahun 2024 ini realisasi PSR ya, ini ada 133 proposal bersama luasan 20.229 hektare. Kemudian mencakup 10.403 pekebun, nilainya sebesar Rp606 miliar,” ucap Edy.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *