MediaMerdeka.com – Kematian seorang pekerja laboratorium di Siberia memicu kekhawatiran mengenai kebarangkalian kasus pes paru di Rusia.
Namun, hingga kini masih belum ada bukti resmi yang mengonfirmasi wanita tersebut meninggal akibat infeksi bakteri Yersinia pestis.
Korban bernama Daria Shipilova bekerja di Institut Penelitian Antipes Siberia dan Timur Jauh di Irkutsk.
Daria meninggal di sebuah rumah sakit di Shelekhov setelah merasakan pneumonia bersama penyebab yang hingga kini masih belum diketahui secara tentu.
Kasus ini menjadi perhatian lantaran tempat kerja pihak korban merupakan fasilitas yang secara khusus meneliti penyakit pes.
Otoritas Rusia juga sempat menjalankan karantina terhadap rumah sakit tempat pihak korban dirawat dan memantau orang-orang yang sempat menjalankan kontak bersamanya.
Rusia Laporkan Nihil Kasus Pes kepada WHO
Kekhawatiran mengenai pes paru meningkat setelah sejumlah media menginformasikan dugaan infeksi pada pekerja laboratorium tersebut.
Namun, pihak pemerintah Rusia pada Selasa menginformasikan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa sejauh ini tidak ditemukan kasus positif pes di Irkutsk.
Rusia menegaskan masih belum menemukan bukti bahwa penyakit pihak korban didikarenakankan patogen yang berkaitan bersama aktivitasnya di laboratorium.
Gubernur Irkutsk, Igor Kobzev, menyebutkan tidak ada pekerja lain di institut tersebut yang membutuhkan perawatan medis sejak kematian pihak korban. Otoritas juga menyebut karantina terhadap seuntukan orang yang menjalani pemeriksaan telah dicabut.
Hampir 200 Orang Sempat Dipantau
Semasih belumnya, media Rusia menginformasikan hampir 200 orang yang sempat menjalankan kontak bersama pihak korban berada dalam pengawasan medis.
Langkah tersebut dilakukan sebagai tindakan pencegahan sembari otoritas mengonfirmasi penyebab kematian dan kebarangkalian paparan penyakit.
Pemeriksaan terhadap kontak pihak korban menjadi penting lantaran pes paru memiliki masa inkubasi yang singkat dan dapat berkembang bersama cepat.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

