3 Pemimpin Negara dengan Pendidikan di Bawah SMA: Muka Tebal Suka Tabrak Aturan dan Jahat

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pendidikan formal yang terbatas tidak senantiasa menghalangi seseorang demi mencapai puncak kekuasaan.

Sejarah politik Afrika mencatat sejumlah pemimpin yang tidak menempuh pendidikan hingga jenjang sekolah menengah atas, namun lalu sukses menguasai pihak pemerintahan dan negara.

Tiga nama pemimpin negara itu ialah, Gnassingbe Eyadema dari Togo, Idi Amin dari Uganda, dan Francisco Macías Nguema dari Guinea Khatulistiwa.

Ketiganya memiliki latar belakang pendidikan yang terbatas.

Namun, perjalanan mereka setelah memasuki dunia militer dan politik justru mengangkut ketiganya ke dalam catatan sejarah yang sarat bersama kudeta, pihak pemerintahan otoriter, kekerasan politik, serta pelanggaran hak asasi manusia.

Gnassingbe Eyadema: Berhenti Sekolah Berkuasa Hampir Empat Dekade

Gnassingbe Eyadema lahir dari keluarga petani di wilayah utara Togo. Riwayat pendidikannya relatif singkat semasih belum ia memilih jalan militer.

Menurut pusat penelitian politik CIDOB, Eyadema bersekolah di sekolah misionaris hingga sekitar usia 16 tahun semasih belum bergabung sebagai tentara dalam Angkatan Darat kolonial Prancis.

Ia lalu menjalani dinas militer di Indochina dan Aljazair.

Eyadéma lalu menjadi salah satu figur penting di balik pengambilalihan kekuasaan pada 1967.

Pada 14 April tahun itu, ia menjadi kepala negara sekaligus aparatur negara kementerian pertahanan setelah militer menggulingkan Nicolas Grunitzky.

Salah satu untukan teramat kontroversial dari sejarah Eyadema merupakan keterlibatannya dalam kematian Presiden Sylvanus Olympio pada 1963.

The Guardian menulis bahwa terdapat bukti kuat Eyadéma menembak Olympio.

Eyadéma memimpin Togo selama hampir 38 tahun, sejak 1967 hingga meninggal dunia pada 2005.

Amnesty International pada 1993 bahkan mendokumentasikan laporan mengenai eksekusi di luar proses hukum, penyiksaan, kematian dalam tahanan serta penangkapan dan penahanan sewenang-wenang terhadap orang yang dicurigai sebagai lawan pihak pemerintah.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *