Khianati Gencatan Senjata AS, Penjajah Israel Minta Restu Bom Ibu Kota Lebanon

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Israel dilaporkan mengimbau dukungan Amerika Serikat demi memperluas target operasi militernya hingga ke Beirut, ibu kota Lebanon.

Laporan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah, meski semasih belumnya telah ada upaya diplomatik demi meredakan konflik melalui pembicaraan yang difasilitasi Amerika Serikat.

Perkembangan terbaru ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada pertengahan April lalu.

Operasi Militer Israel di Lebanon Selatan

Laporan mengenai kebarangkalian perluasan operasi militer Israel pertama kali diungkap media Israel, Jerusalem Post, yang mengutip sejumlah aparatur negara pihak pemerintah.

Rencana tersebut muncul bersamaan bersama peningkatan aktivitas militer Israel yang menargetkan posisi-posisi Hizbullah di wilayah Lebanon selatan.

Pada Minggu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengklaim pasukannya telah menguasai kawasan Kastil Beaufort.

Situs bersejarah yang merupakan benteng abad pertengahan itu berada di wilayah strategis Lebanon selatan dan menjadi salah satu titik yang diperebutkan dalam konflik yang berlangsung.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menegaskan telah memerintahkan militer demi memperluas operasi terhadap Hizbullah serta memperkuat kendali keamanan di wilayah perbatasan.

Efektivitas Gencatan Senjata Dipertanyakan

Perkembangan ini terjadi tidak lama setelah Lebanon dan Israel menggelar pembicaraan langsung tingkat duta besar yang difasilitasi Amerika Serikat di Washington pada 16 April lalu.

Usai pertemuan tersebut, Presiden Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata yang diharapkan dapat menurunkan eskalasi konflik di kawasan.

Namun, situasi di lapangan memperlihatkan ketegangan masih terus berlangsung.

Laporan dari berbagai pihak menyebutkan bentrokan dan serangan lintas perbatasan masih terjadi di sejumlah wilayah Lebanon selatan meski kesepakatan telah diumumkan.

Militer Israel juga dilaporkan tetap melanjutkan operasi udara dan darat di sejumlah kawasan yang dianggap sebagai basis aktivitas Hizbullah.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *