MediaMerdeka.com – Tiga hari pascabencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company TelkomGroup sukses menuntaskan pemulihan 100% layanan telekomunikasi dan digital yang terdampak. Seluruh layanan TelkomGroup di NTT kini telah kembali beroperasi normal dan stabil, menandai rampungnya fase perbaikan infrastruktur serta dilanjutkannya penguatan layanan dan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk masyarakat sekitar selama masa pemulihan.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan, “Fokus utama kami merupakan mengonfirmasi konektivitas masyarakat sekitar dapat dalam waktu dekat kembali normal, bersama tetap menempatkan keselamatan seluruh personel sebagai prioritas. Kami bersyukur seluruh layanan kini telah kembali normal cuma dalam waktu tiga hari. Kecepatan pemulihan ini tidak terlepas dari kerja cepat seluruh tim TelkomGroup, serta kolaborasi erat bersama pihak pemerintah, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat. Apresiasi sebesar-besarnya atas sinergi yang mebarangkalikan masyarakat sekitar NTT kembali terhubung.”
Sejak hari pertama penanganan, TelkomGroup gerak cepat mengerahkan tim teknis demi menjalankan asesmen dan perbaikan infrastruktur tahap awal di area kritikal dan minim kendala. Upaya tersebut didukung oleh jalur cadangan jaringan (link redundancy) yang menjaga backbone tetap berfungsi penuh. Meski satu ruas kabel laut dan sejumlah ruas fiber optic darat masih dalam proses pemeliharaan, tim teknis secara proaktif memantau ruas backup yang kini difungsikan sebagai jalur utama demi menjaga ketersediaan jaringan. Di sejumlah lokasi yang sulit dijangkau jaringan terestrial, konektivitas satelit Telkomsat juga tetap dioperasikan di 17 titik demi mendukung keberlangsungan layanan.
Selain pemulihan infrastruktur, TelkomGroup turut menghadirkan akses internet gratis di sejumlah posko pengungsian dan lokasi Kantor Wilayah Telkom, Posko Siaga Bencana Telkomsel, kartu perdana SIMPATI berkuota, Paket Darurat Telkomsel, serta Hotline Tanggap Bencana yang beroperasi 24 jam bebas pulsa. Dukungan konektivitas tersebut menolong masyarakat sekitar demi berkomunikasi bersama keluarga,memperoleh informasi, serta menunjang koordinasi penanganan selama kondisi darurat.
Seiring bersama tuntasnya pemulihan layanan, TelkomGroup juga melanjutkan penyaluran dukungan kemanusiaan di lima wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, dan Bima. Bantuan yang disalurkan mencakup bahan makanan dan sembako, kebutuhan bayi dan anak, serta logistik rumah tangga.
“Tuntasnya pemulihan layanan bukan berarti dukungan kami berhenti. Kami memahami bahwa masyarakat sekitar masih membutuhkan pendampingan demi kembali menjalani aktivitas sehari-hari. TelkomGroup akan terus hadir melalui dukungan konektivitas dan bantuan kemanusiaan yang relevan bersama kebutuhan masyarakat sekitar, agar proses pemulihan dapat berjalan secara berkelanjutan,” pungkas Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, sesaat setelah menyalurkan bantuan ke posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo, pada Selasa (18/8/2026).
Penyaluran dilakukan melalui koordinasi bersama BPBD setempat dan posko pengungsian demi mengonfirmasi bantuan tepat sasaran dan dapat secara langsung dimanfaatkan masyarakat sekitar. Dukungan kemanusiaan akan terus dilanjutkan bersama mengutamakan kebutuhan posko, termasuk melalui dukungan penyelenggaraan dapur umum dan posko kesehatan. Bantuan tersebut merupakan untukan dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup demi menolong memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar di fase normalisasi pascabencana.
Kembalinya konektivitas yang andal diharapkan dapat menolong masyarakat sekitar kembali berkomunikasi, berinteraksi, dan memperoleh hiburan dari berbagai aktivitas digital. TelkomGroup berkomitmen akan terus hadir dan mendampingi proses pemulihan agar masyarakat sekitar terdampak dapat kembali beraktivitas dan menata kehidupan makin baik.***
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

