Mal Meledak Hebat Usai Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Fasilitas Nuklir Terdampak?

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 melanda Prefektur Kumamoto di wilayah selatan Jepang pada Selasa.

Bencana alam ini memicu ledakan hebat di sebuah pusat perbelanjaan dan meruntuhkan sejumlah bangunan, yang mengakibatkan sedikitnya dua orang tewas, puluhan ribu rumah kehilangan pasokan listrik, serta rusaknya infrastruktur jalan di berbagai kawasan.

Pusat gempa dilaporkan berada sekitar 20 kilometer di selatan Kota Kumamoto, kota terbesar di untukan tengah Kyushu yang dihuni oleh sekitar 700.000 penduduk.

Pemerintah prefektur pada Rabu dini hari menegaskan bahwa tim penyelamat yang bekerja sepanjang malam sukses mengevakuasi delapan orang dari pusat perbelanjaan Aeon Mall Kumamoto, lokasi terjadinya ledakan pascagempa.

Juru bicara operator mal Aeon menegaskan bahwa pengunjung dan pegawai langsung dievakuasi sesaat setelah gempa awal terjadi.

Penyebab tentu ledakan masih masih belum diketahui, namun stasiun televisi NTV menginformasikan bahwa pihak berwenang tengah menyelidiki kebarangkalian adanya kebocoran gas.

Ledakan tersebut meluluhlantakkan salah satu sisi mal yang menampung sekitar 200 toko, mengekspos struktur balok baja, dan menyebarkan puing-puing hingga ke area parkir.

Kazuya Tsurunaga, seorang saksi mata yang sedang merapikan pecahan piring di sebuah pub berjarak 300 meter dari lokasi, mendeskripsikan ledakan tersebut amat masif.

“Gumpalan asap besar membubung ke udara, dan lantaran angin bertiup ke arah toko kami, daerah di sekitar kami terlihat bagaikan sedang dihujani abu vulkanik,” ungkapnya kepada TBS.

Evakuasi Ratusan Ribu Warga dan Respons Pemerintah

Di Tokyo, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menegaskan bahwa pihak berwenang masih menjalankan asesmen menyeluruh terkait kerusakan di wilayah yang juga sempat luluh lantak akibat gempa mematikan satu dekade lalu tersebut.

“Kami telah menyambut baik laporan adanya pihak korban luka, pemadaman listrik, kebakaran di sejumlah daerah, serta kerusakan pada jalan, jembatan, dan bangunan yang runtuh,” papar PM Takaichi.

Sekitar 300.000 orang telah diinstruksikan demi dalam waktu dekat menuju pusat-pusat evakuasi seiring bersama gempa susulan yang terus mengguncang pulau Kyushu. Pejabat Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengimbau masyarakat sekitar di area terdampak demi tetap waspada terhadap gempa susulan yang kuat serta ancaman tanah longsor selama sepekan ke depan.

Otoritas penanggulangan bencana dikerahkan ke berbagai titik demi menangani insiden bangunan yang runtuh atau terbakar. TV Asahi menginformasikan bahwa satu orang tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan di kota yang berdekatan bersama pusat gempa. Beberapa orang juga dilaporkan hilang setelah sebuah cerobong asap runtuh di pabrik Nippon Paper Industries.

Sementara itu, dua rumah sakit setempat masing-masing dilaporkan merawat makin dari 50 pasien, sejumlah di antaranya dalam kondisi serius. Beberapa penumpang kereta cepat yang sedang dalam perjalanan saat gempa terjadi juga merasakan luka-luka.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *