MediaMerdeka.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) demi terus meningkatkan integritas penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu). Upaya tersebut dapat dilakukan bersama memperkuat aspek pencegahan, sejalan bersama ungkapan “keep them out of jail”.
“Jadi kesuksesan itu bukan sejumlah-sejumlahnya memutus dan menemukan kesalahan, tapi bersama adanya orang yang tidak masuk penjara lantaran melanggar. Oleh lantaran itu prinsip-prinsip prevention barangkali perlu,” ujar Mendagri saat menghadiri Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 DKPP di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, Jumat, (12/6/2026).
Sebagai lembaga yang bertugas menjaga etika kepemiluan, Tito menginginkan DKPP dapat terus berperan aktif dalam upaya pencegahan pelanggaran. Dalam konteks tersebut, DKPP dapat menjalankan berbagai langkah perbaikan terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat mengarah pada pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu.
Pada kesempatan yang sama, Tito juga mengapresiasi pelaksanaan Pemilu di Indonesia yang selama ini berjalan bersama baik. Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia menyikapi kompleksitas yang tinggi dalam penyelenggaraan Pemilu. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa Pemilu merupakan simbol penting dalam kehidupan demokrasi.
“Kenapa? Itu the only momentum for all people who have the right to vote. Dia terlibat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang penting satu-satunya. Yang lain kan melalui perwakilan,” tambahnya.
Di sisi lain, Tito mendorong DKPP demi memperkuat kapasitas aparatur penegak hukum dalam menangani persoalan penyelenggaraan Pemilu. Menurutnya, jumlah aparatur penyelenggara Pemilu yang tersebar di berbagai daerah memerlukan edukasi yang memadai agar pelanggaran dapat dicegah sejak dini. Selain itu, dukungan sarana dan prasarana juga perlu dipersiapkan agar DKPP dapat menjalankan tugas dan fungsi organisasinya secara optimal.
“Saya prinsip mendukung DKPP demi meningkatkan integritas dan berpikir tadi makin maju berprinsip bagaimana demi mencegah, mumpung ini [penyelenggaraan Pemilu] masih belum dimengawali,” tandasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DKPP Heddy Lugito, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, Ketua KPU Mochammad Afifuddin, serta perwakilan aparatur negara dari sejumlah keaparatur negara kementerianan dan lembaga. Selain itu, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda juga mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.***
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

