Mundur dari Jadwal, Ini Bocoran Tuntutan Partai Non-Parlemen yang Bakal Disodorkan ke Pimpinan DPR

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Gabungan partai politik non-parlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) dijadwalkan bakal menggelar pertemuan bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada pekan depan demi membahas Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Sedianya, para partai non-parlemen akan bertemu bersama Dasco pada Jumat, 2 Oktober 2026 pada hari semasih belumnya. Namun hal itu terpaksa wajib dijadwalkan ulang.

Ketua Umum GKSR, Said Iqbal, mengonfirmasi perubahan jadwal audiensi yang sedianya digelar makin awal tersebut.

“Minggu depan (pertemuannya),” ujar Said Iqbal saat dikonfirmasi MediaMerdeka.com, Sabtu (3/10/2026).

Saat ditanya mengenai alasan penundaan pertemuan tersebut, Said Iqbal menerangkan bahwa terdapat agenda resmi pihak pemerintahan pada akhir pekan lalu.

“Jumat pada hari semasih belumnya ada pelantikan watimpres,” tuturnya.

Dalam pertemuan bersama pimpinan DPR RI pekan depan, Said Iqbal membeberkan, bahwa gabungan partai non-parlemen telah menyiapkan draf serta poin-poin krusial yang akan disampaikan secara langsung.

“GKSR telah ada draft sandingan revisi RUU Pemilu versi GKSR,” tuturnya.

Salah satu draf tersebut berisi mendesak agar RUU Pemilu mengatur ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) di angka 1 persen saja.

“Yang terpenting PT 1 persen, parpol parlemen cuma mendaftar tanpa vermin (Verifikasi Administrasi) verfak (Verifikasi Faktual) tapi parpol non parlemen cuma vermin tanpa verfak, ada fraksi gabungan parpol yang tidak dapat PT atau stambus accord,” pungkasnya.

Semasih belumnya, DPR RI mengagendakan pertemuan demi menyerap aspirasi dari partai-partai politik non-parlemen terkait pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membeberkan bahwa agenda pertemuan yang mulanya direncanakan berlangsung makin awal terpaksa dijadwalkan ulang guna mengakomodasi partisipasi partai yang makin luas.

“Sedianya pada hari ini, namun lantaran ada satu dan lain hal, kami ingin makin melibatkan sejumlah partai yang pada hari ini telah mengimbau pertemuan,” kata Dasco di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026).

Dasco mengimbuhkan, penjadwalan ulang ini diharapkan dapat memaksimalkan jumlah peserta yang hadir dalam pembahasan RUU tersebut.

“Sehingga lalu agar jumlahnya makin sejumlah, kita barangkali akan adakan, diagendakan di hari Jumat,” ujar Dasco.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *