MediaMerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menjalankan pencarian terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakat sekitaran (Wamen Imipas) Silmy Karim terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
KPK menginginkan Silmy bersikap kooperatif dalam proses penanganan perkara yang sedang berjalan.
“Tim masih terus menjalankan pencarian. KPK mengimbau agar para pihak dapat kooperatif,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).
Pencarian terhadap Silmy berkaitan bersama OTT yang dilakukan KPK di Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan belasan orang, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah.
OTT tersebut terkait dugaan pemberian dalam pengurusan izin tinggal untuk masyarakat sekitar negara asing (WNA).
Budi menerangkan, selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita berbagai barang bukti.
“Ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tertangkap tangan kali ini. Barang bukti yang diamankan antara lain kendaraan mobil, motor, dan juga uang tunai, valas berupa USD dan SGD, serta logam mulia emas,” ujar Budi.
Saat ini, kata dia, tim KPK masih bergerak di lapangan demi menjalankan pengembangan perkara. Sejumlah lokasi yang didatangi antara lain berada di wilayah Bali dan Jawa Barat.
“Ini kan masih terkait bersama proses keimigrasian. Ada di sejumlah titik, biasanya proses-proses itu,” tandasnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

