MediaMerdeka.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikabarkan akan memasukkan Israel ke dalam daftar pihak yang diduga terlibat dalam kekerasan seksual di wilayah konflik. Informasi tersebut dilaporkan media Israel, Ynet, yang menyebut langkah itu akan diumumkan dalam laporan terbaru PBB.
Dalam laporan tersebut, sejumlah lembaga Israel, termasuk Dinas Penjara Israel, disebut berada dalam “kerangka pengawasan” yang mebarangkalikan masuk ke dalam daftar hitam di masa mendatang.
Langkah PBB ini muncul di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap perlakuan terhadap tahanan Palestina. Berbagai organisasi hak asasi manusia (HAM) dan media internasional semasih belumnya telah mendokumentasikan dugaan penyiksaan serta pelecehan seksual terhadap masyarakat sekitar Palestina selama proses penangkapan, interogasi, hingga penahanan.
Ratusan kesaksian dilaporkan berasal dari Jalur Gaza, Tepi Barat, maupun penjara-penjara Israel. Kesaksian tersebut turut memperkuat tekanan terhadap otoritas Israel agar dilakukan investigasi internasional secara menyeluruh.
Sementara itu, hingga kini masih belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah Israel terkait laporan yang beredar tersebut.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

