MediaMerdeka.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pasar menyerahkan respons positif terhadap penunjukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai, Destry memiliki pengalaman panjang di BI lantaran pada saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior. Destry juga dinilai memahami kondisi internal bank sentral lantaran berasal dari dalam institusi tersebut.
“Ya kita dukung Bu Destry lantaran itu kan Bu Destry telah berpengalaman menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior dan ini di periode kedua, dan tentu dari orang dalam, berakibat tentu kita lihat respon pasar juga positif,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Menurut Airlangga, respons positif tersebut tercermin dari penguatan nilai tukar rupiah dan pergerakan pasar modal yang berada di zona hijau.
“Rupiah menguat dan pada hari semasih belumnya pasar modal juga green zone. Terima kasih,” ujarnya.
Profil Destry Damayanti
Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan satu nama kepada DPR RI demi menjadi calon Gubernur BI, yakni Destry Damayanti. Usulan tersebut disampaikan pihak pemerintah pada Senin, 10 Agustus 2026.
Destry pada saat ini merupakan Deputi Gubernur Senior BI. Ia semasih belumnya juga ditunjuk sebagai aparatur negara sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI.
Destry memiliki rekam jejak panjang di bidang ekonomi dan keuangan. Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Science bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat.
Kariernya mencakup sejumlah institusi, mengawali dari Keaparatur negara kementerianan Keuangan, Citibank, hingga Mandiri Sekuritas dan Bank Mandiri. Ia juga sempat menjadi Senior Economic Adviser demi Duta Besar Inggris demi Indonesia serta memimpin Mandiri Institute.
Di pihak pemerintahan, Destry sempat dipercaya menjadi Ketua Task Force Ketahanan Ekonomi di bawah Keaparatur negara kementerianan BUMN dan Ketua Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2015-2019.
Jika mendapat persetujuan DPR, Destry berpeluang menjadi wanita pertama yang memimpin BI secara definitif.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

