Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan

admin
By
admin
4 Min Read

MediaMerdeka.com – Air mata tak dapat dibendung oleh Yasmin Firdausy, saat dia membacakan puisi bertajuk ‘Dari Bumi Kiai Bisri, Kami Menggapai Mimpi’. Dengan suara lantang dan penuh penghayatan, siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang itu melafalkan bait demi bait puisi yang dipersembahkan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026.

Di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Yasmin memperlihatkan peningkatan kepercayaan diri meskipun masih belum genap tiga bulan menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto, barangkali Bapak tidak mengenal namaku, barangkali Bapak tak sempat bertemu emak dan bapakku. Tetapi kebijakan Bapak telah mengetuk pintu rumahku,” ujar Yasmin bersama suara bergetar saat membacakan puisi di Aula SRT 1 Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026).

Selain Yasmin, sejumlah siswa lainnya juga memperlihatkan kemampuan mereka melalui berbagai penampilan, mengawali dari baris-berbaris variasi, tari tradisional remo, karate, pidato dalam empat bahasa, hingga yang cukup menarik perhatian, yakni paduan suara.

Sejumlah peserta tampak turut berdiri dan mengepalkan tangan sembari bernyanyi bersama ketika para siswa mengangkutkan lagu ‘Mars Hari Santri Nasional’.

Dalam acara yang juga dihadiri orang tua siswa dan pilar-pilar sosial tersebut, Gus Ipul menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan berharga demi menyaksikan perkembangan para siswa yang telah menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat, baik yang mengawali bersekolah sejak tahun lalu maupun pada tahun ini.

“Perlu saya sampaikan, kondisi siswa Sekolah Rakyat pada saat masuk itu beragam. Beragam kapasitasnya, beragam budaya dan kebiasaannya, beragam kemampuan akademiknya, serta beragam pula kondisi kesehatannya. Jadi, keberagaman ini memerlukan proses agar mereka dapat saling beradaptasi,” kata Gus Ipul saat ditemui usai kegiatan.

Gus Ipul membeberkan bahwa hingga pada saat ini Sekolah Rakyat telah menjangkau sekitar 44 ribu siswa di seluruh Indonesia. Sementara itu, sekitar 300 siswa di antaranya menempuh pendidikan di SRT 1 Kabupaten Jombang.

“Seperti kita ketahui, Sekolah Rakyat di Jombang ini mengawali dirintis tahun lalu, 2025, bersama memakai gedung sementara di Mojoagung. Hari ini, kita pindah ke gedung permanen,” ujar Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan bahwa penampilan para siswa SRT 1 Kabupaten Jombang di atas panggung menjadi salah satu contoh perkembangan mereka setelah menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat. Para siswa dinilai menjadi makin percaya diri, disiplin, dan mandiri.

Senada bersama Gus Ipul, para orang tua siswa juga merasakan perubahan positif pada kalangan anak mereka. Salah satunya Ichwatul Ulumiyah, orang tua Yasmin. Ia membeberkan bahwa meskipun anaknya masih belum lama menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat, kepercayaan dirinya telah meningkat pesat.

“Alhamdulillah, tambah sehat, tambah pede. Semasih belumnya, kurang pede bila di rumah,” kata Ichwatul.

Hal serupa disampaikan Yuli Prastiana, orang tua Andin Valentina, siswa kelas VII SRT 1 Kabupaten Jombang. Yuli menyebutkan bahwa selama satu tahun mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat, anaknya menjadi makin rajin beribadah dan belajar.

“Selama satu tahun, perkembangannya membaik, salat rajin, tambah pintar. Harapannya supaya jadi anak yang sukses,” ujar Yuli.

Menutup acara, Gus Ipul berpesan kepada para orang tua agar terus mendukung dan mengawal program Sekolah Rakyat berakibat kalangan anak mereka mampu menggapai cita-cita sesuai bersama keinginan dan potensi masing-masing, baik yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun yang ingin bekerja.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *