Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Penyesuaian jadwal dan pembatalan penerbangan meluas di kawasan Timur Tengah seiring meningkatnya ancaman keamanan, pembatasan ruang udara, serta gelombang serangan baru yang menghantam infrastruktur vital di Arab Saudi.

Pada Kamis (22/10/2026), otoritas Arab Saudi mencegah serangan rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi. Insiden ini terjadi sehari setelah Bandara Internasional King Fahd di Dammam terhantam serangan yang mengakibatkan dua orang tewas dan delapan lainnya luka-luka.

Eskalasi Keamanan dan Peringatan Internasional

Sejak awal Oktober 2026, serangkaian serangan menyasar fasilitas penerbangan di Arab Saudi. Bandara Internasional King Khalid di Riyadh tercatat merasakan empat kali hantaman yang mengakibatkan 17 pihak korban jiwa dan makin dari 300 orang luka-luka.

Kondisi tersebut memicu penyesuaian kebijakan dari berbagai negara dan badan penerbangan internasional:

Status Maskapai yang Beroperasi bersama Skema Terbatas

Sejumlah maskapai global tetap mengoperasikan penerbangan ke Timur Tengah bersama pengurangan frekuensi, pengalihan rute, atau pembatalan selektif:

Emirates: Melayani 140 destinasi di 72 negara (98% dari jaringan global) bersama frekuensi 1.300 penerbangan per minggu. Rute menuju Riyadh, Jeddah, dan Dammam masih merasakan penyesuaian jadwal mendadak. Emirates menyediakan fasilitas ubah jadwal gratis tanpa batas serta asuransi perjalanan mencakup kompensasi gangguan akibat konflik.

Etihad Airways: Mengoperasikan rute ke makin dari 90 destinasi. Seluruh penerbangan menuju Riyadh, Jeddah, dan Dammam ditangguhkan hingga Kamis (5/11/2026). Penumpang terdampak diberikan opsi pemindahan jadwal serta asuransi kesehatan gratis hingga 15 hari.

Qatar Airways: Melayani rute ke UEA (Dubai) dan 160 destinasi global lainnya. Penerbangan ke Riyadh dan Dammam dibatalkan hingga Sabtu (24/10/2026), sementara itu rute Jeddah dikurangi dari 7 menjadi 4 penerbangan harian. Penumpang bersama tiket terkonfirmasi diberikan fasilitas ubah jadwal gratis hingga Sabtu (31/10/2026).

Flydubai: Menjalankan jadwal terbatas bersama penyesuaian durasi terbang akibat pengalihan rute. Penerbangan ke Abha, Dammam, dan Riyadh dibatalkan hingga Sabtu (24/10/2026), serta pembekuan penuh pada rute Tel Aviv.

Air France: Telah mengaktifkan kembali rute Tel Aviv dan Beirut, sementara penerbangan menuju Dubai dijadwalkan beroperasi kembali pada Sabtu (31/10/2026).

Turkish Airlines: Memulihkan rute Dubai–Istanbul (4 kali sehari) serta meningkatkan frekuensi penerbangan menuju Abu Dhabi menjadi 7 kali seminggu.

Malaysia Airlines: Resmi mengaktifkan kembali penerbangan menuju Jeddah dan Madinah sejak Minggu (18/10/2026).

Air India & IndiGo: Membatalkan penerbangan menuju Riyadh, Dammam, Jeddah, dan Madinah hingga Sabtu (24/10/2026).

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *