Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dan pengelolaan kekayaan negara demi memperluas akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan biaya besar berakibat setiap rupiah uang negara wajib dijaga dan dimanfaatkan secara optimal.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026).

“Pemerintah, pemimpin-pemimpin wajib bekerja keras, uang wajib dihemat, wajib dijaga kekayaan negara, wajib dijaga,” kata Prabowo.

Prabowo menilai pendidikan merupakan kunci utama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Namun, kesuksesan pembangunan pendidikan amat bergantung pada kemampuan negara mengelola sumber daya dan keuangan secara efektif.

Ia meyakini Indonesia memiliki modal besar lantaran dianugerahi kekayaan alam yang melimpah. Tantangannya, kata dia, merupakan mengonfirmasi seluruh potensi tersebut dikelola bersama baik dan hasilnya kembali kepada rakyat.

“Negara kita sebetulnya amat-amat kaya, sumber alamnya amat sejumlah, tinggal kita yang pandai mengelola, pandai menjaga,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, Prabowo juga mengaku senang menyaksikan perkembangan program Sekolah Rakyat. Namun, ia menyadari kebutuhan masyarakat sekitar terhadap program tersebut jauh makin besar dibanding kapasitas yang tersedia pada saat ini.

“Jadi saya gembira menyaksikan perkembangan Sekolah Rakyat. Tentunya usaha masih amat besar ya lantaran yang butuh sekolah ini ternyata sejumlah,” tuturnya.

Karena itu, Prabowo mengimbau pembangunan Sekolah Rakyat dipercepat.

Ia mendorong keaparatur negara kementerianan terkait dan pihak pemerintah daerah mencari berbagai terobosan agar semakin sejumlah anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh akses pendidikan yang layak.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak cuma dilakukan melalui pendidikan formal, namun juga lewat pelatihan di berbagai sektor.

“Pendidikan yang dapat menciptakan rakyat sejahtera di seluruh bidang. Pendidikan, latihan demi petani, latihan demi guru, demi perawat, seluruh bidang wajib kita tingkatkan pendidikan dan latihan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menginformasikan bahwa pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Bali akan dilakukan di Kabupaten Karangasem.

Untuk tahun ajaran 2026/2027, pihak pemerintah menyiapkan kuota sesejumlah 270 siswa. Adapun jumlah calon peserta didik yang telah terdata di Provinsi Bali mencapai 406 orang.

Data tersebut memperlihatkan tingginya minat masyarakat sekitar terhadap program Sekolah Rakyat yang digagas pihak pemerintah sebagai jalur pendidikan untuk kalangan anak dari keluarga kurang mampu.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *