Prabowo Minta Maaf Proses Dubes Negara Sahabat Molor, Wamenlu: Jadwal Presiden Padat

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi menyambut baik penyerahan surat kepercayaan atau kredensial dari delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat.

Prosesi diplomatik tersebut berlangsung khidmat di Kompleks Istana Kekepala negaraan, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Anis Matta, menerangkan bahwa penyerahan dokumen diplomatik ini baru dapat terlaksana lantaran padatnya agenda kerja Kepala Negara.

Dalam pertemuan tatap muka tersebut, Presiden Prabowo secara kesatria menyampaikan permohonan maaf langsung kepada para utusan asing atas tertundanya seremonial ini.

“Murni makin sejumlah lantaran faktor jadwal yang amat padat dari beliau (Presiden), tidak ada niat sama sekali demi menunda-nunda pemberian kredensial ini sama sekali,” ungkap Anis Matta, dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, Anis Matta memaparkan bahwa sejak resmi dilantik, konsentrasi Presiden Prabowo tersita secara masif pada pergerakan situasi geopolitik dan ekonomi global. Langkah tersebut diambil guna memitigasi dampak domino krisis internasional agar tidak menekan stabilitas di dalam negeri.

“Sejak dari pelantikan dan situasi fokus beliau kepada penanganan situasi global yang benar-benar membutuhkan konsentrasi penuh,” tambah Wamenlu.

Meskipun sempat tertunda, agenda seremonial internasional ini diklaim berjalan bersama amat hangat dan lancar. Di samping menyerahkan dokumen resmi, para kepala perwakilan diplomatik tersebut turut menyampaikan pesan-pesan khusus dari masing-masing pemimpin negara mereka demi memperkuat kerja sama bilateral bersama Indonesia.

Anis Matta berseloroh bahwa seluruh perwakilan negara asing tersebut berkesempatan mencicipi suguhan istimewa ikonik dari Istana. “Yang makin penting tadi mereka seluruhnya berupaya kopi Hambalang,” tutur Anis.

Di tempat terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyerahkan konfirmasi dari Gedung Parlemen bahwa agenda penerimaan para korps diplomatik ini memang telah disinkronisasikan sejak jauh hari.

Guna mencapai asas efektivitas kerja, Istana memutuskan demi menyatukan jadwal penyerahan kredensial ini bersamaan bersama agenda pelantikan sejumlah jajaran aparatur negara tinggi negara.

“Untuk efisiensi, demi keserentakan maka acara tersebut dilaksanakan pada pada hari ini,” jelas Prasetyo setelah menghadiri rapat koordinasi tata kelola ekspor di Kompleks DPR RI, Jakarta.

Berikut merupakan daftar lengkap delapan Duta Besar LBBP yang secara resmi telah menyerahkan surat kepercayaannya kepada Pemerintah Republik Indonesia:

Sumadhurika Sashikala Premawardhane (Duta Besar Sri Lanka)

Christopher Baltazar Montero (Duta Besar Filipina)

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *