MediaMerdeka.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama sejumlah aparatur negara kementerian pihak pemerintahannya dan ribuan pemukim mendatangi area Tembok Buraq atau Tembok Ratapan di Kota Tua Yerusalem pada Sabtu (19/9/2026) malam waktu setempat.
Kunjungan tersebut berlangsung bersama pengamanan ketat menjelang Yom Kippur, hari raya teramat sakral dalam kalender Yahudi.
Menurut laporan media Israel, Netanyahu tiba di area Tembok Buraq bersama pengawalan keamanan ketat.
Sementara itu, Pemerintah Kota Yerusalem Palestina menegaskan sejumlah aparatur negara kementerian Israel turut berada di lokasi bersama ribuan pemukim.
Otoritas Palestina menyebut kawasan Kota Tua Yerusalem dijaga ketat oleh pasukan Israel demi mengamankan perjalanan para pemukim menuju area Tembok Buraq.
Ribuan pemukim disebut memasuki area tersebut melalui Jalan Al-Wad di kawasan Kota Tua.
Aktivitas itu berlangsung sehari semasih belum Yom Kippur dimengawali pada Minggu malam dan berlanjut hingga Senin malam.
Seruan Ritual di Dekat Al-Aqsa
Pemerintah Kota Yerusalem juga menyebut sejumlah kelompok pemukim semasih belumnya menyerukan pelaksanaan doa dan ritual Yahudi di sekitar Bab Al-Rahmah setelah tengah malam.
Mereka disebut mengajak para peserta berkumpul sekitar pukul 00.00 waktu setempat di luar tembok kompleks Masjid Al-Aqsa demi melaksanakan ritual yang dikenal sebagai Selichot menjelang Yom Kippur.
Situasi tersebut berlangsung bersamaan bersama peningkatan pengamanan Israel di Yerusalem menjelang hari raya tersebut.
Polisi dan pasukan keamanan dikerahkan dalam jumlah besar di kawasan Kota Tua.
Netanyahu Masuk Terowongan Bawah Tembok Buraq
Kunjungan Netanyahu ke kawasan Tembok Buraq menjadi untukan dari rangkaian aktivitas politik dan keagamaan aparatur negara serta kelompok pemukim Israel menjelang Yom Kippur.
Al Jazeera menginformasikan Netanyahu juga mengunjungi jaringan terowongan di bawah kawasan Tembok Barat pada Sabtu.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

