Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Momen menarik terjadi dalam Rapat Paripurna DPR RI bersama agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Di penghujung pidatonya, Presiden Prabowo Subianto secara khusus melontarkan pujian dan rasa terima kasih kepada PDI Perjuangan (PDIP) atas perannya di luar pihak pemerintahan.

Prabowo mengawali pernyataan tersebut bersama mengakui pentingnya fungsi pengawasan (check and balances) dalam sistem demokrasi di Indonesia.

Ia mengapresiasi pilihan politik PDIP yang tetap menjadi penyeimbang pihak pemerintah.

“Memang tidak seluruh partai di sini untukan dari pihak pemerintah dan saya hormati dan saya hargai itu. Demokrasi kita perlu check and balances,” kata Prabowo.

“Saya paham dan saya mengerti bahwa PDIP berpihak korban demi berada di luar pihak pemerintah. Saya mengerti itu. Sebenarnya saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa demi demokrasi kita,” lanjutnya.

Prabowo pun berseloroh mengenai perasaannya saat menyambut baik kritik tajam dari para kader partai berlambang banteng tersebut. Meski terasa pedas, ia mengaku kritik tersebut justru menyelamatkan jalannya pihak pemerintahan.

“Kadang-kadang saya malam-malam semasih belum tidur, pilu hati saya. Ini anggota PDIP ini terkadang kritiknya keras banget itu. Tapi saya sadar lama-lama sebetulnya barangkali ada dasarnya, iya kan? Ada pepatah yang menyebutkan bila orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka dikasih peringatan, tapi sebenarnya dia menyelamatkan kita, Saudara-saudara sekalian,” tuturnya.

Dalam suasana yang riuh bersama tawa anggota dewan, Prabowo juga menceritakan bagaimana ia menginstruksikan para aparatur negara kementeriannya demi tidak diskriminatif dalam urusan tender atau proyek pembangunan, meskipun pihak yang terlibat berafiliasi bersama PDI-P.

“Kalau di pihak pemerintah kan sejumlah fasilitas tapi tanya saya senantiasa menyebutkan aparatur negara kementerian aparatur negara kementerian minta petunjuk pak ini bagaimana ada pryek ada tender tapi di belakangnya PDIP,” kata Prabowo disambut riuh tawa anggota dewan yang hadir.

“Tapi bila jawaban saya tidak ada masalah bila dia menang menang aja jangan kita lihat latar belakangnya bener?,” sambung Prabowo.

Sikap objektif ini, menurut Prabowo, ia pelajari dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ia mengenang kebaikan Megawati yang sempat menolongnya saat ia sedang tidak memiliki jabatan atau kekuasaan.

“Tenang aja lantaran waktu saya ngak berkuasa waktu saya ngak berkuasa ibu megajuga bantu saya di bidang ekonomi. Enggak saya mau terbuka saya ngak berkuasa wkatu itu alias lontang lantung lah. Ibu megawati Soekarnoputri putri interfensi menyebutkan bila memang prabowo yang menang tender itu jangan diganggu diteruskan,” kenang Prabowo sambil memperlihatkan gestur mengatupkan kedua tangan ke arah Ketua DPR RI Puan Maharani.

Prabowo menegaskan bahwa sebagai Presiden, ia akan meneruskan teladan tersebut bersama tidak membedakan latar belakang politik dalam urusan pembangunan bangsa.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *