Respons Istana Usai Polisi Tangkap Dua Orang Pengunggah Konten Prabowo Soal Nuklir Iran

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyerahkan respons terkait kabar dua orang yang ditangkap aparat kepihak kepolisianan terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal program senjata nuklir Iran, disertai komentar yang dinilai mengandung hasutan demi menjalankan tindak pidana.

Prasetyo cuma menanggapi secara singkat mengenai kabar tersebut. Ia menyarankan awak media demi bertanya secara detil mengenai hal tersebut kepada aparat kepihak kepolisianan.

“Itu silakan tanyakan ke Kepihak kepolisianan,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kekepala negaraan, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Pras tidak menanggapi makin jauh terkait adanya penangkapan terhadap dua orang tersebut.

Untuk diketahui, Polda Jawa Barat melalui Direktorat Reserse Siber menangkap dua orang terkait dugaan unggahan di media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal program senjata nuklir Iran.

Unggahan itu disebut juga disertai komentar yang dinilai mengandung hasutan demi menjalankan tindak pidana.

Adanya hal ini disebut bermula dadi adanya laporan pihak kepolisian nomor LP B 1498/VIII/2026 yang diterima pada 4 Agustus 2026 dan ditindaklanjuti bersama penyidikan oleh Direktorat Reserse Siber Polda Jabar pada 5 Agustus 2026.

Berdasarkan penyelidikan, pihak kepolisian menetapkan dua tersangka yakni AYP (49) dan AF (40).

Dua orang itu ditangkap bersama sejumlah barang bukti di wilayah Jalan Raya Cimahi, Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

AYP ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menciptakan, mengedit, dan mentransmisikan konten di Threads.

Sementara AF diduga mengunggah komentar bernada provokatif pada unggahan tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, menerangkan, AYP diduga mengunggah konten melalui akun Threads @onthel_kebagusan yang membahas pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait program senjata nuklir Iran.

Dalam unggahan tersebut lalu muncul sejumlah komentar yang dinilai mengandung hasutan atau provokasi.

“Modus operandinya, terlapor mengunggah konten di platform media sosial Threads. Konten tersebut terkait isu pernyataan Presiden Prabowo Subianto perihal senjata nuklir Iran, serta terdapat sejumlah komentar berisi hasutan agar menjalankan tindak pidana,” kata Hendra.

Hendra menyampaikan, salah satu komentar yang menjadi perhatian penyidik diunggah oleh akun yang diduga digunakan tersangka AF.

“Dalam konten tersebut terdapat sejumlah komentar yang menjadi catatan kami. Di antaranya akun @basterap menulis: ‘Gak usah di-ribet-ribet tungguin aja pas iring-iringan ntar juga nongol kepalanya tinggal sikat’,” katanya.

Sementara itu, pihak kepolisian juga menyoroti komentar dari akun @agam_copybali yang berbunyi: “Jangan kasih koordinat istana itu punya rakyat bila mau alamat rumah Kartanegara atau Hambalang saja sekali tembak tentu dapat ngabisin satu kawan Netanyahu plus 6 bodi”.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *