Realisasi Investasi di KEK Tembus Rp 353,3 Triliun per Q1 2026, Bukti RI Masih Dilirik Investor

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pemerintah melalui Keaparatur negara kementerianan Koordinator Bidang Perekonomian membeberkan bila realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tembus Rp 353,3 triliun hingga triwulan pertama 2026.

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menerangkan bila investasi KEK juga sukses menjaring 266 ribu tenaga kerja.

“Jadi pada hari ini investasi secara akumulatif itu telah kira-kira Rp 353,3 triliun, tenaga kerjanya kira-kira 266 ribu,” katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Susiwijono mengklaim bila capaian ini membuktikan bahwa indikator ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Namun ia tak menampik adanya masalah kepercayaan investor terhadap investasi di Indonesia.

“Nah kami meyakinkan bahwa di KEK, hampir seluruhnya, khususnya yang berbasis industri manufaktur, investasi terjadi peningkatan yang luar biasa,” lanjutnya.

Peningkatan investasi ini juga terbukti bersama sejumlahnya pengajuan perluasan lahan dan pengembangan kawasan di KEK bersama rata-rata dua kali lipat dari yang telah ada. Ia mengaku bila sejumlah KEK telah diisi penuh ole investor.

Walhasil sejumlah investor yang mengajukan investasi masih tertahan. Kemenko Perekonomian akan menindaklanjuti permintaan perluasan lahan KEK.

“Sehingga itu membuktikan bahwa demi investasi yang betul-betul real investasi di industri manufaktur masih amat menjanapabilan di Indonesia,” imbuhnya.

Bahkan Susiwijono mengklaim bila perluasan wilayah KEK dapat menimbulkan potensi investasi hingga Rp 846 triliun dalam sejumlah tahun ke depan.

“Iklim investasi di Indonesia masih amat kondusif dan masih amat menarik untuk investasi secara langsung, foreign direct investment, khususnya di industri manufaktur,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *