Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Nama Mama Sinta kembali menjadi sorotan publik setelah menginformasikan Ketua LBH Merauke terkait film dokumenter Pesta Babi garapan Dandhy Dwi Laksono.

Laporan tersebut menarik perhatian lantaran melibatkan tokoh wanita adat yang semasih belumnya dikenal aktif menyuarakan isu lingkungan dan masyarakat sekitar adat di Papua Selatan.

Selain persoalan film dokumenter, perubahan sikap Mama Sinta terhadap proyek lumbung pangan atau food estate di Papua Selatan juga menjadi bahan perbincangan.

Lantas, siapa sebenarnya Mama Sinta dan mengapa namanya kembali ramai diperbincangkan?

Siapa Mama Sinta?

Mama Sinta merupakan nama yang dikenal luas di kalangan masyarakat sekitar adat Merauke, Papua Selatan.

Nama aslinya merupakan Yasinta Moiwend atau Yasinta Mowend, seorang tokoh wanita adat yang selama sejumlah tahun terakhir aktif menyuarakan berbagai isu yang berkaitan bersama hak-hak masyarakat sekitar adat dan lingkungan hidup.

Sosok Mama Sinta kerap muncul dalam berbagai diskusi dan kegiatan yang berkaitan bersama pembangunan di wilayah Papua Selatan.

Ia dikenal sebagai wanita adat yang vokal menyampaikan aspirasi masyarakat sekitar setempat, khususnya terkait pemanfaatan lahan dan dampak pembangunan terhadap kehidupan masyarakat sekitar adat.

Karena keterlibatannya dalam berbagai aktivitas advokasi, nama Mama Sinta mengawali dikenal makin luas di tingkat nasional.

Kehadirannya dalam sejumlah forum dan kegiatan yang membahas isu Papua menciptakan pandangannya kerap menjadi perhatian publik.

Namun dalam perkembangannya, Mama Sinta mengaku merasakan berbagai kekecewaan yang menciptakannya mengambil sikap berbeda dari semasih belumnya.

Salah satunya terkait keterlibatannya dalam film dokumenter yang membahas persoalan tanah Papua.

Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

Mama Sinta menginformasikan Ketua LBH Merauke berinisial JTW ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran perlindungan data pribadi yang berkaitan bersama film dokumenter Pesta Babi.

Laporan tersebut tercatat bersama nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada 29 Mei 2026. Menurut kuasa hukumnya, Hamonang Daulay, laporan tersebut ditujukan kepada individu, yakni Ketua LBH Merauke.

“Ini yang kita laporkan merupakan demi perorangan. Ketua LBH Merauke, Jhon. Ini inisialnya merupakan JTW,” kata Hamonang di Polda Metro Jaya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *