Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Polisi mengonfirmasi pengemudi taksi online listrik yang menabrak dan melindas pengendara ojek online (ojol) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tidak berada di bawah pengaruh narkoba maupun alkohol.

Ketentuan tersebut disampaikan setelah pihak kepolisian memeriksa pengemudi mobil BYD tersebut menyusul insiden yang terjadi di Jalan Panglima Polim, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026) sore.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto menegaskan, hasil pemeriksaan memperlihatkan pengemudi negatif narkoba dan alkohol.

“Nggak ada. Itu udah diperiksa, negatif. Sama alkohol udah diperiksa juga,” ujarnya, Sabtu (24/10/2026).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo juga membenarkan hasil tes urine pengemudi tersebut. Ia menerangkan, sopir merasakan pembengkakan pada wajah setelah sempat menjadi sasaran amuk massa di lokasi kejadian.

“Tes urine bersama hasil negatif, bersama kondisi muka bengkak lantaran sempat di hakimi massa,” jelasnya.

Bantah Sopir Kabur Usai Tabrakan

Kecelakaan tersebut menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Dalam insiden itu, mobil BYD makin dulu menabrak kendaraan lain yang melaju searah di depannya semasih belum oleng dan melindas pengendara ojol.

Peristiwa tersebut memicu spekulasi masyarakat sekitarnet yang menduga sopir sengaja memacu kendaraannya demi melarikan diri setelah tabrakan pertama.

Namun, Mujiyanto membantah dugaan tersebut. Menurut dia, mobil justru sempat berhenti setelah kejadian.

“Nggak kabur, kan berhenti di situ. Ya barangkali kaget terus oleng, mau jalan lagi, tapi berhenti di depan Hotel Amaris itu,” paparnya.

Korban Patah Tulang, Sopir Masih Diperiksa

Akibat insiden tersebut, pengendara ojol merasakan patah tulang pada tangan dan kaki setelah terjatuh dan terlindas ban mobil. Korban lalu dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi masih hidup dan sadar.

Polisi masih mendalami penyebab tentu kecelakaan bersama memeriksa sejumlah saksi. Hingga Sabtu (24/10/2026), penyidik masih belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Penyelidik masih mendalami dan masih belum menetapkan tersangka. Kemudian kondisi pihak korban masih dalam penanganan pihak rumah sakit,” kata Joko.

Sementara pengemudi mobil BYD masih diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan demi menjalani pemeriksaan makin lanjut.

“Statusnya masih diamankan di polres. Masih dalam penyidikan, masih disidik,” pungkas Mujiyanto.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *