Tak Ditahan Usai Terjaring OTT KPK, Sestama BNPB Rustian Pulang Naik Taksi

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Sestama BNPB) Rustian tidak ditahan serta tidak pula menyerahkan sepatah kata pun kepada pers usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rustian yang ditangkap komisi antirasuah dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (13/10) tampak keluar dari Gedung Merah Putih KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, pukul 14.50 WIB.

Wartawan sempat melayangkan berbagai pertanyaan kepada Rustian, termasuk ihwal substansi pemeriksaan serta alasan dirinya melenggang pulang dari gedung KPK.

Namun, Rustian yang mengenakan masker tidak menyerahkan keterangan apa pun. Ia konsisten bersikap diam mengawali dari keluar gedung hingga menaiki taksi.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa Rustian telah diperiksa secara intensif oleh penyidik.

Lewat pesan singkat, Budi menyebut penyidik telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Rustian tidak masuk di dalam daftar tersangka, berakibat yang bersangkutan tidak ditahan.

Setelah penyelidikan perkara ini diputuskan naik ke tahap penyidikan pada forum ekspose tadi malam, lalu penyidik menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka.

Para tersangka tersebut setelah itu tentu akan dilakukan penahanan, sementara itu pihak-pihak yang sampai bersama pada saat ini status hukumnya sebagai saksi dapat kembali,” ucap Budi.

Semasih belumnya, KPK menegaskan telah menjalankan OTT di lingkungan BNPB pada Selasa (13/10). OTT itu berkaitan bersama pengadaan barang dan jasa hingga dana siap pakai kebencanaan.

Dalam operasi itu, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian. Adapun 13 orang lainnya terdiri atas aparatur negara pembuat komitmen (PPK) pada BNPB dan pihak swasta.

“Untuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan makin lanjut. Hal yang tentu, terhadap 14 orang ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, baik dari pihak-pihak di BNPB maupun pihak-pihak swasta yang diduga terkait bersama peristiwa ini,” kata Budi sebagaimana dilansir Antara.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *