Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan penerapan tarif Rp2.000 demi layanan JakLingko atau Mikrotrans.

Usulan tersebut muncul bersamaan bersama kajian kenaikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek yang tengah dibahas.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli menilai angka tersebut masih terlalu tinggi demi diterapkan pada saat ini.

“Saya kira tarif Rp2.000 jangan dulu. Menurut saya Rp1.000 saja,” ujarnya saat dimintai tanggapan, Senin (6/7/2026).

Ia menyebut kondisi masyarakat sekitar pada saat ini masih sensitif terhadap segala bentuk kenaikan tarif transportasi.

“Alasan DTKJ kan agar data penumpang makin riil. Nah, bila cuma demi memperoleh data penumpang, nggak wajib Rp2.000. Kalau begitu dibuat saja yang makin murah, semurah barangkali. Mungkin Rp1.000,” kata Taufik.

Legislator PKS itu menekankan tarif Rp2.000 perlu dikaji ulang lantaran menyangkut fungsi utama Mikrotrans.

“Salah satu fungsi JakLingko atau Mikrotrans merupakan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama motor,” jelasnya.

Ia khawatir tarif yang dinilai terlalu tinggi justru menciptakan masyarakat sekitar beralih kembali memakai kendaraan pribadi.

“Kalau Rp2.000, nanti masyarakat sekitar malah hitung-hitungan, ‘Ah, mending naik motor saja,'” ucap Taufik.

Sebaliknya, ia menilai tarif Rp1.000 masih berada dalam batas yang wajar untuk masyarakat sekitar.

“Insyaallah masih masuk akal,” kata politisi yang akrab disapa MTZ.

Isu tarif Mikrotrans semasih belumnya juga mencuat dalam konteks yang makin luas, yakni maraknya praktik curang berupa tap kartu sendiri oleh oknum operator.

Taufik menyebut praktik tersebut akan dibahas secara khusus dalam rapat kerja Komisi B bersama Transjakarta dan Dinas Perhubungan pada Selasa (7/7/2026).

“Besok akan kami bahas makin khusus. Besok kami rapat bersama BUMD, Transjakarta, dan Dinas Perhubungan,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *