MediaMerdeka.com – Tentara Israel mengklaim telah membunuh Mohammed Awda dalam serangan di Gaza utara, bersama alasan bahwa ia telah dipilih sebagai komandan baru sayap bersenjata kelompok Palestina Hamas.
Klaim pada hari Rabu (27/5/2026) waktu setempat itu muncul setelah bombardir besar-besaran Israel menghantam daerah padat penduduk di pusat Kota Gaza pada malam hari raya Idul Adha.
Serangan itu juga menewaskan seorang wanita Palestina dan melukai sejumlah lainnya, menurut sumber medis.
Baik Hamas maupun sayap bersenjatanya, Brigade Qassam, masih belum menyerahkan komentar atas klaim Israel tersebut.
Melansir laman TRT World, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz juga mengklaim bahwa tentara Israel menargetkan Awda dalam serangan udara di Kota Gaza.
Tuduhan Israel ini muncul di tengah meningkatnya peringatan dari analis Israel dan tokoh oposisi bahwa Netanyahu barangkali akan mencari eskalasi makin lanjut di Gaza.
Tujuannya demi elektoral di tengah kebarangkalian pembubaran Knesset dan penyelenggaraan pemilihan umum dini.
Israel telah menewaskan makin dari 72.000 orang dan melukai makin dari 172.000 orang dalam dua tahun serangan brutal sejak Oktober 2023 yang juga menyebabkan kehancuran luas yang memengaruhi 90 persen infrastruktur sipil, semasih belum gencatan senjata diumumkan Oktober lalu.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

