Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

admin
By
admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Hubungan Indonesia dan Jepang terus diperkuat melalui kerja sama di bidang pendidikan. Salah satunya melalui program beasiswa yang membuka kesempatan untuk pelajar Indonesia demi melanjutkan studi di negeri Sakura.

Menteri Informasi dan Kebudayaan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Daisuke Hoshino, menyebutkan pendidikan menjadi salah satu jembatan penting dalam mempererat hubungan kedua negara.

“Jepang dan Indonesia telah membangun hubungan yang erat melalui pertukaran masyarakat sekitar yang berlangsung selama bertahun-tahun. Masa studi para siswa di Jepang tidak cuma akan menyerahkan pengalaman akademik, namun juga kesempatan demi mengenal beragam perspektif dan memperluas wawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Menengah Atas Keaparatur negara kementerianan Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Yuli Haryanto, menyambut baik pelaksanaan program beasiswa tersebut.

Menurutnya, kerja sama di bidang pendidikan antara Indonesia dan Jepang tidak cuma penting di tingkat pihak pemerintahan, namun juga melalui inisiatif sektor swasta yang membuka peluang makin besar untuk generasi muda Indonesia.

“Kami menginginkan program ini dapat berkontribusi terhadap pembangunan sosial melalui pertumbuhan siswa sekaligus semakin memperkuat kerja sama pendidikan antara kedua negara,” katanya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Beasiswa Studi ke Jepang yang digagas Fast Retailing Foundation (FR Foundation). Organisasi tersebut resmi melepas sembilan siswa Indonesia penerima beasiswa angkatan pertama yang akan melanjutkan pendidikan sarjana di berbagai universitas Jepang mengawali musim gugur 2026.

Acara pelepasan digelar di Jakarta pada 17 Juni 2026 dan dihadiri oleh perwakilan pihak pemerintah Indonesia dan Jepang, akademisi, orang tua penerima beasiswa, serta media.

Program beasiswa ini dirancang demi menolong siswa-siswi berprestasi melanjutkan pendidikan tinggi di Jepang tanpa terkendala biaya. Beasiswa yang diberikan bersifat penuh dan tidak perlu dikembalikan (non-repayable grant), mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta berbagai kebutuhan pendukung selama masa studi.

Pada periode pendaftaran 2025, program tersebut menyambut baik makin dari 600 pelamar dari berbagai wilayah Indonesia, mengawali dari Jawa, Sumatra, Sulawesi hingga Papua. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, sembilan siswa terpilih sebagai penerima beasiswa angkatan pertama.

Mereka akan menempuh berbagai bidang studi, mengawali dari teknik dirgantara, ilmu material, pertanian, biologi kelautan, ilmu komputer, ekonomi, kebijakan publik, hingga pendidikan.

Presiden Fast Retailing Foundation, Tadashi Yanai, menginginkan para penerima beasiswa tidak cuma memperoleh ilmu pengetahuan, namun juga pengalaman lintas budaya yang dapat memperluas cara pandang mereka.

“Belajar di Jepang bukan cuma tentang menambah pengetahuan di bidang yang diminati, namun juga tentang mengenal cara berpikir dan nilai-nilai yang berbeda,” ujar Yanai.

Ia menilai dunia yang semakin terhubung membutuhkan generasi muda yang mampu berkolaborasi dan memahami berbagai perspektif global. Karena itu, para penerima beasiswa diharapkan dapat tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berkontribusi untuk masyarakat sekitar sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Jepang.

Program beasiswa Indonesia ini merupakan perluasan dari inisiatif yang pertama kali diluncurkan Fast Retailing Foundation di Vietnam pada 2022. Setelah Indonesia, program serupa juga akan dibuka di Filipina.

Melalui program tersebut, Fast Retailing Foundation menegaskan komitmennya demi mendukung pengembangan sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan untuk generasi muda di kawasan Asia.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *