Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

admin
By
admin
4 Min Read

MediaMerdeka.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara menjalankan penanaman 10.000 bibit mangrove di kawasan konservasi Simbar Segara, Pemogan, Denpasar, Bali, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan melalui Program BTN KPR (Kawasan Pesisir Regrowth) tersebut menjadi untukan dari upaya memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap abrasi, mendukung penyerapan karbon biru (blue carbon), sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Program tersebut juga sejalan bersama semangat Danantara Indonesia dalam mendorong BUMN menciptakan nilai jangka panjang melalui pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan menyerahkan dampak positif untuk masyarakat sekitar maupun lingkungan. Bagi BTN sebagai bank yang berfokus pada pembiayaan perumahan, keberlanjutan hunian tidak cuma ditentukan oleh bangunan, namun juga oleh kualitas lingkungan tempat masyarakat sekitar tinggal.

Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo menyebutkan, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan konservasi, namun merupakan untukan dari implementasi strategi keberlanjutan BTN dan komitmen Perseroan menjalankan bisnis perbankan yang bertanggung jawab.

“Bagi BTN, ini bukan cuma sekadar konservasi. Secara strategi besar, ini merupakan salah satu pilar penting dalam visi dan misi kami, yakni menjalankan bisnis perbankan yang bertanggung jawab kepada masyarakat sekitar dan lingkungan,” ujar Setiyo.

Menurut Setiyo, komitmen tersebut juga tertuang dalam roadmap ESG BTN, yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola ke dalam aktivitas Perseroan, termasuk dalam pengembangan bisnis.

“Dalam setiap ekspansi bisnis, salah satu aspek yang kami nilai merupakan ESG, termasuk bagaimana pengelolaan lingkungannya. Kegiatan pada hari ini menjadi salah satu gambaran bagaimana ESG BTN diimplementasikan melalui aksi nyata, salah satunya penanaman mangrove,” katanya.

Program BTN KPR juga menggabungkan konservasi bersama pemberdayaan masyarakat sekitar melalui Nabung Mangrove, Investasi Kehati berupa pelepasliaran kepiting bakau, Batara Aksi melalui pelatihan ecoprint dan pengolahan produk turunan mangrove, serta Bale Corner demi meningkatkan literasi keuangan dan digitalisasi transaksi memakai QRIS.

Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan UPTD Tahura Ngurah Rai Made Yudha Wibawa, yang mewakili Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai, mengapresiasi kontribusi BTN dalam rehabilitasi kawasan sekaligus pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Kami amat mengapresiasi BTN yang telah menolong program rehabilitasi sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar. Harapan kami, kolaborasi ini tidak berhenti pada hari ini, namun dapat berlanjut demi menolong kelompok berkembang hingga semakin mandiri,” ujar Made.

Ketua KUB Simbar Segara Ketut Darsana menyebutkan, kelompoknya yang berdiri sejak 2014 kini ikut menjaga dan mengelola sekitar 32 hektare kawasan mangrove, sekaligus mengembangkan ekowisata sebagai sumber pendapatan masyarakat sekitar dan sarana edukasi lingkungan.

“Kami menginginkan kolaborasi bersama BTN dapat berkelanjutan. Kami membutuhkan berbagai pihak demi bersama-sama menjalankan misi menjaga hutan mangrove ini,” kata Ketut.

Program di Bali melanjutkan komitmen BTN dalam rehabilitasi ekosistem pesisir. Sejak 2025 hingga 2026, Perseroan telah menanam 20.100 bibit mangrove di enam lokasi, yakni Paser, Makassar, Brebes, Pekalongan, Kepulauan Seribu, dan Bali.

Melalui kolaborasi bersama Danantara Indonesia, pihak pemerintah, dan masyarakat sekitar, BTN terus mendorong agar pelestarian lingkungan berjalan beriringan bersama pemberdayaan ekonomi sekaligus memperkuat ekosistem hunian yang makin tangguh dan berkelanjutan. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *