CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Massa aksi DPR RI dilaporkan merusak kamera CCTV di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, saat kericuhan pecah pada Kamis (27/8/2026) malam.

Kericuhan di kawasan tersebut juga dilaporkan menyebabkan sejumlah fasilitas umum rusak dan arus lalu lintas terganggu.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, menegaskan bahwa pihak pemerintah terbuka terhadap setiap aspirasi masyarakat sekitar.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terbuka terhadap aspirasi masyarakat sekitar dan menghormati hak setiap masyarakat sekitar demi menyampaikan pendapat di ruang publik,” ujar Dewi dalam pernyataan resminya.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa penyampaian pendapat di muka umum wajib dilakukan tanpa mencederai kepentingan orang sejumlah.

“Harus tetap dilakukan secara tertib, aman, dan bertanggung jawab,” tambah Dewi.

Pemprov DKI Jakarta melalui Diskominfotik menyayangkan adanya oknum yang menjalankan tindakan anarkis bersama merusak infrastruktur pengawas kota.

Padahal, kamera pengawas memiliki peran vital dalam menjaga keamanan dan pelayanan masyarakat sekitar di ibu kota.

“Fasilitas CCTV digunakan demi menolong mencegah kriminalitas, memantau pelayanan publik, serta mendukung pengaturan lalu lintas,” jelas Dewi.

Diskominfotik menyerahkan peringatan keras bahwa aksi perusakan kamera CCTV di Pejompongan akan dibawa ke jalur pidana.

“Setiap tindakan perusakan terhadap fasilitas publik akan kami laporkan kepada aparat penegak hukum demi ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Dewi.

Diskominfotik turut mengimbau agar masyarakat sekitar tidak merugikan diri sendiri bersama merusak fasilitas yang dibangun dari uang rakyat.

“Mari seluruh masyarakat sekitar bersama-sama menjaga Jakarta. Jangan sampai penyampaian aspirasi justru merusak fasilitas yang dibangun demi kepentingan masyarakat sekitar sendiri,” ajak Dewi.

Tak lupa, Diskominfotik kembali mengingatkan seluruh elemen masyarakat sekitar demi tetap menjaga kedamaian agar aktivitas di Jakarta tidak terhambat oleh aksi-aksi destruktif.

“Jakarta merupakan rumah kita bersama. Mari jaga fasilitas publik dan saling menjaga agar aktivitas masyarakat sekitar tetap dapat berlangsung bersama aman,” pungkas Dewi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *