Ini Akademisi yang Diundang Prabowo Bahas Lahan Gambut, Ada yang dari Nottingham University

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Sejumlah akademisi hadir di Istana Kekepala negaraan Jakarta dalam rangka berdiskusi bersama Presiden Prabowo Subianto mengenai penanganan dan persoalan kebakaran di lahan gambut.

Pantauan di kompleks Istana Kekepala negaraan Jakarta, para akademisi yang menumpangi dua minibus tiba pukul 14.40 WIB.

Mereka yang hadir, di antaranya Bagus Muljadi (Nottingham University), Azwar Maas (UGM), Zakaria Amsari (Universiras Tanjungpura), Haris Gunawan (UNRI), Darmae Nasir (Universitas Palangka Raya), Henrik Segah (Universitas Palangka Raya), dan Yulianto S Nugroho (UI).

Kemudian hadir juga Asmari Saad (Universitas Jambi), Puji Lestari (ITB), Indratmo Soekarno (ITB), Made Hesti Lestari (BRIN), Ahmad Kurnain (Universitas Lambung Mangkurat), Bambang Kun Cahyono (UGM), Sigit Sutikno (UNRI), Ati Dwi Nurhayati (IPB), Muhammad Agung Santoso (UI), dan Elham Sumarga (ITB).

“Akademisinya Ada dari BRIN, lalu dari IPB, dari UI, dari ITB. Kemudian juga ada sejumlah dari Universitas Tanjung Pura dan sejumlah kampus ya. Tadi saya menyaksikan daftar yang ada,” kata Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria di kompleks Istana Kekepala negaraan, Kamis (24/9/2026).

Arif menyebutkan, Prabowo mengundang para akademisi demi mendiskusikan permasalahan lahan gambut. Pertama mengenai kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Kedua mengenai sustainable use dari gambut.

“Karena bila kita lihat kawasan hidrologis gambut itu kan 24 juta hektare ya Dan berbasis pada peraturan pihak pemerintah, pemanfaatan itu kan maksimum 70 persen. Dan fungsi lindung, Minimum 30 persen,” kata Arif.

“Sehingga kita wajib juga berpikirkan di satu sisi sustainable use ini wajib benar-benar kita desain bersama baik lantaran di sana ada 41 juta penduduk yang hidup di kawasan Hidrologis, Gambut. Karena itu saya yakin pada hari ini pak kepala negara mengundang para ahli, para pakar demi membahas masalah pengolahan gambut ini,” sambung Arif.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *