WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Sesejumlah 36 ruas jalan di Bangkok masih terendam air setinggi makin dari 15 sentimeter usai hujan deras mengguyur wilayah ibu kota Thailand tersebut. Pemerintah setempat langsung menetapkan status bencana di seluruh 50 distrik demi mempercepat penanganan dampak luapan air.

Penetapan status darurat ini diambil setelah intensitas hujan tinggi memicu genangan parah di berbagai titik strategis kota. Kendati demikian, laporan meteorologi memperlihatkan adanya tren penurunan curah hujan dalam dua hari ke depan.

Satu masyarakat sekitar negara Indonesia sempat menginformasikan diri terjebak di area penginapan akibat akses jalan sekitar terputus oleh luapan air. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok mengonfirmasi WNI tersebut dalam keadaan selamat dan terus memantau perkembangannya.

Pihak diplomatik Indonesia mengonfirmasi masih belum ada laporan pihak korban jiwa maupun masyarakat sekitar negara lain yang membutuhkan evakuasi medis darurat. Jalur komunikasi darurat tetap dibuka secara penuh selama 24 jam demi merespons aduan dari masyarakat sekitar.

“Data Bangkok Metropolitan Administration (BMA) per Minggu, 27 September, jam 11.40, terdapat 36 jalan yang terendam banjir di atas 15 cm,” kata Sekretaris Pertama Fungsi Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Bangkok, Eneng Siti Sondari.

Pihak kedutaan menegaskan bahwa seluruh jaringan masyarakat sekitar Indonesia yang terdaftar di Thailand berada dalam pantauan ketat tim konsuler. Fasilitas penampungan temporary dan koordinasi bersama otoritas lokal telah disiapkan apabila situasi memburuk secara mendadak.

“Sejauh ini KBRI Bangkok melalui hotline Konsuler telah menyambut baik 1 laporan WNI yang terdampak banjir. Yang bersangkutan terjebak di hotel lantaran jalan di sekitar hotel tergenang air. Namun ditentukan yang bersangkutan dalam kondisi aman. Di luar itu, sejauh ini masih belum terdapat laporan lain yang diterima dari WNI terdampak banjir,” ucapnya.

Imbauan keselamatan juga diterbitkan agar seluruh WNI tidak nekat menerobos genangan air memakai kendaraan pribadi maupun umum. Warga diminta menyiapkan pasokan kebutuhan darurat dan aktif memeriksa pembaruan rute lalu lintas semasih belum keluar tempat tinggal.

Jika terdapat WNI yang terdampak banjir dan memerlukan bantuan darurat, dapat menghubungi hotline KBRI Bangkok pada nomor +66 92 903 1103 atau hotline BMA pada nomor 1555.

Beberapa kawasan pusat bisnis dan perbelanjaan populer dilaporkan telah mengawali beroperasi kembali seiring menyusutnya genangan air. Aktivitas ekonomi di titik-titik vital tersebut bertahap pulih walau sisa lumpur masih dalam proses pembersihan.

“Hanya genangan ringan di titik-titik tertentu saja. Sekarang telah surut,” ujarnya.

Latar belakang peristiwa ini bermula dari hujan berdurasi panjang yang mengguyur Thailand akibat dinamika cuaca musiman di kawasan Asia Tenggara. Bangkok yang memiliki topografi dataran rendah memang rentan merasakan genangan ketika kapasitas saluran drainase kota terlampaui oleh volume air hujan yang ekstrem.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *