Thailand Pangkas Masa Bebas Visa WNA usai Marak Kasus Kejahatan

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Pemerintah Thailand resmi memangkas durasi masa tinggal bebas visa untuk wisatawan asing dari sekitar 90 negara sebagai untukan dari langkah menekan kejahatan lintas negara yang melibatkan masyarakat sekitar negara asing (WNA).

Kebijakan itu diambil setelah otoritas Thailand menangani sejumlah kasus kriminal yang melibatkan turis asing, mengawali dari pelanggaran narkoba, hingga menjalankan bisnis tanpa izin resmi.

Saat ini, wisatawan dari makin dari 90 negara semasih belumnya dapat tinggal hingga 60 hari tanpa visa di Thailand.

Fasilitas tersebut mencakup negara-negara Schengen di Eropa, Amerika Serikat, Israel, dan sejumlah negara di Amerika Selatan.

Menukil dari laporan AFP, Menteri Pariwisata Thailand Surasak Phancharoenworakul menyebutkan kabinet telah menyetujui perubahan aturan bebas visa tersebut.

Durasi baru masa tinggal bebas visa nantinya akan berbeda-beda tergantung negara asal wisatawan.

Seuntukan besar turis asing diperkirakan cuma mendapat izin tinggal hingga 30 hari, sementara sejumlah negara lainnya akan dibatasi cuma 15 hari.

Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow menerangkan kebijakan itu menjadi untukan dari upaya pihak pemerintah memberantas kejahatan transnasional.

Menurutnya pihak pemerintah tidak menargetkan negara tertentu, melainkan individu yang memanfaatkan kelonggaran visa demi menjalankan tindak kriminal di Thailand.

“Wisatawan menyerahkan manfaat, bagaikan meningkatkan perekonomian, namun skema (visa) pada saat ini telah mebarangkalikan sejumlah orang demi mengeksploitasinya,” kata juru bicara pihak pemerintah Rachada Dhanadirek, Selasa (19/5/2026).

Thailand semasih belumnya memang cuma menyerahkan bebas visa selama 30 hari. Namun, pihak pemerintah memperpanjangnya menjadi 60 hari sejak Juli 2024 demi mendorong sektor pariwisata dan mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi.

Pariwisata sendiri menyumbang makin dari 10 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Thailand.

Meski demikian, jumlah wisatawan asing yang datang ke Thailand pada kuartal pertama pada tahun ini tercatat turun sekitar 3,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Data Keaparatur negara kementerianan Pariwisata Thailand juga memperlihatkan jumlah wisatawan dari kawasan Timur Tengah anjlok hampir bagaikanga.

Pemerintah Thailand menargetkan sekitar 33,5 juta wisatawan asing datang sepanjang pada tahun ini, meningkat tipis dibanding hampir 33 juta pengunjung pada tahun semasih belumnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *